TNI Gagalkan Serangan OPM ke Penduduk, 1 Orang Tewas, Senpi dan Amunisi Disita

TNI Gagalkan Serangan OPM ke Penduduk, 1 Orang Tewas, Senpi dan Amunisi Disita

Nasional | sindonews | Jum'at, 6 Maret 2026 - 11:34
share

Komando Operasi (Koops) TNI Papua menggagalkan upaya penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin, 2 Maret 2026. Dalam peristiwa ini, satu pelaku penyerangan tewas. Tidak hanya itu, senjata api hingga puluhan amunisi berhasil disita.

Insiden bermula saat kelompok bersenjata melakukan aksi penembakan di sekitar permukiman warga sipil yang memicu kepanikan masyarakat. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian tangan dan kaki.

Menerima laporan dari masyarakat, tim patroli Koops TNI Papua segera bergerak menuju lokasi untuk mengamankan situasi sekaligus mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Namun, saat proses pengamanan berlangsung, aparat kembali mendapat serangan tembakan dari kelompok bersenjata. Prajurit TNI kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur.

Baca juga: 13 Perwira Tinggi Dimutasi Jadi Stafsus KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Ini Namanya

Dalam kontak tembak yang terjadi, satu anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Selain itu, enam orang lainnya berhasil diamankan dan kini menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat keamanan. Dari lokasi kejadian, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol FN, tiga butir munisi kaliber 9 milimeter, satu senapan angin, satu set panah dan busur, serta beberapa barang lainnya yang masih dalam tahap pendataan.

Lihat video: Momen Hangat Anak Papua Bawakan Anggota TNI yang Bertugas Buah-Buahan

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyampaikan tindakan aparat merupakan respons cepat untuk melindungi masyarakat dari ancaman keamanan. “Tindakan yang dilakukan prajurit di lapangan merupakan langkah profesional dan sesuai ketentuan hukum dalam rangka menjaga keselamatan warga,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Koops TNI Papua juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi maupun propaganda yang belum dapat dipastikan kebenarannya. TNI berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan berlandaskan hukum demi menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Topik Menarik