Alami Kecelakaan, Bos Rokok HS Berikan Beasiswa bagi Korban hingga Kuliah

Alami Kecelakaan, Bos Rokok HS Berikan Beasiswa bagi Korban hingga Kuliah

Nasional | sindonews | Selasa, 3 Maret 2026 - 21:50
share

Kondisi kesehatan Haji Muhammad Suryo, founder Surya Group sekaligus pengusaha rokok HS, terus membaik. Sebelumnya ia mengalami kecelakaan lalu lintas sepeda motor di Simpang Empat Mlangsen, Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta, Minggu (1/3/2026) sore lalu.

Meskipun tengah dalam masa pemulihan dan harus kehilangan istri tercinta, Hj Anis Syarifah, yang telah dimakamkan pada Senin (2/3/2026), Haji Suryo tetap menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab kemanusiaan terhadap korban lainnya, yakni Abdullah dan putranya, Deva. Sebagai bentuk dari tanggung jawab dan rasa kekeluargaan tersebut, perwakilan dari Haji Suryo telah menemui istri Abdullah di RSUD Wates untuk bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan konkret pada Selasa (3/3/2026). Baca juga:27 Kejadian Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Selama 1-28 Januari 2026, 1 Orang Tewas

Saat ini, Haji Suryo menjalani perawatan di RS JIH. Sementara Abdullah dan Deva mendapatkan perawatan intensif di bangsal VVIP RSUD Wates, Kulon Progo, dengan seluruh biaya yang ditanggung sepenuhnya Surya Group.

Pihak keluarga Haji Suryo menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas seluruh proses perawatan medis Abdullah dan Deva hingga benar-benar sembuh total. Tak hanya biaya pengobatan, Haji Suryo juga telah memberikan satu unit sepeda motor baru sebagai pengganti kendaraan yang rusak.

Lebih dari itu, Haji Suryo menjamin masa depan pendidikan Deva dengan memberikan beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi yang saat ini masih duduk di SD kelas 4. "Kami memohon doa agar proses pemulihan Bapak Suryo dan keluarga korban berjalan lancar," ujar perwakilan Haji Suryo, Selasa (3/3/2026).Sementara itu, suasana haru menyelimuti percakapan hangat antara Haji Muhammad Suryo dengan Abdullah, korban kecelakaan sepeda motor di Kulon Progo. Haji Suryo yang masih terbaring di Rumah Sakit JIH memulai percakapan dengan permohonan maaf.

Meski masih menderita luka di bagaian kaki yang dialaminya, Haji Suryo kembali mengutarakan permohonan maaf untuk yang kedua kalinya. Ini lantaran ia belum bisa menjenguk Abdullah dan puternya Deva.

"Pangapunten nggih, Pak, dhalem mboten saget sowan nggih. Kula ugi njaluk sepura yen ana salahku, mohon maaf nggih, Pak. (Mohon maaf ya, Pak, saya belum bisa datang menjenguk langsung. Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, mohon maaf ya, Pak)," ujar Haji Suryo melalui sambungan video call.

Abdullah yang dirawat RSUD Wates membalas Haji Suryo dengan permintaan maaf. Dari lubuk hatinya, Abdullah mengutarakan, tak menginginkan kejadiaan naas tersebut yang merenggut nyawa istreri tercinta Haji Suryo, Anis Syarifah.

"Sami-sami, Pak. Kawula ugi pangapunten nggih, Pak, enten salah nggih, Pak. Saya juga salah, Pak. gak ada yang menginginkan semuanya ini. (Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, Pak. Memang tidak ada yang menginginkan kejadian ini)," ujar Abdullah.Isak tangis Abdullah pecah ketika Haji Suryo menuturkan, sebenarnya menghendaki mereka sama-sama dirawat di RS JIH, tidak terpisah. Abdullah menyampaikan beribu terimakasih kepada Haji Suryo telah menanggung segala biaya perawatannya.

"Jenengan hebat sanget nggih, Pak. Matur nuwun sanget Pak, sampun ditangani sedaya kalih jenengan. (Anda hebat sekali, Pak. Terima kasih banyak Pak, sudah ditangani semuanya oleh Anda)," kata Abdullah.

Dalam kesempatan itu, Haji Suryo menanyakan kondisi Deva. Abdullah langsung menjawab bahawa anaknya dirawat dengan sangat baik. "Anak saya sudah operasi, Pak kemarin, namun memang masih ada pendarahan terus dari sini (bagian kaki)," tutur Abdullah.

"Saya ndherek belasungkawa ya, Mas." (Saya turut berbelasungkawa ya, Mas)," ujar Haji Suryo kembali. Baca juga:Polemik Alumni LPDP, Perlukah Sistem Seleksi Dievaluasi?

"Sama-sama, Pak. Saya juga belasungkawa dengan istri (Ibu Hj Anis-istri Haji Suryo yang meninggal dunia akibat kecelakaan itu). Tidak ada yang pengen semua ini. Kalau ada salah, saya mohon maaf ya, Pak," ujar Abdullah.

Abdullah pun menegaskan bahwa mereka adalah keluarga, yang diamini Haji Suryo dengan pesan agar silaturahmi ini jangan sampai putus karena mereka kini telah diikat oleh rasa senasib sepenanggungan. "Mulai saat ini silaturahmi sebagai keluarga jangan sampai putus ya Pak," kata Haji Suryo.

Topik Menarik