Guru Besar UI Sebut Serangan AS-Israel untuk Tekan Iran soal Nuklir
JAKARTA – Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana mengungkapkan, bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran bertujuan untuk menekan Teheran agar tidak memiliki senjata nuklir.
Hal itu disampaikannya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk “Perang Besar, Bagaimana Indonesia?” yang disiarkan di iNews, Selasa (3/3/2026).
"Jadi yang terjadi sebenarnya adalah AS menekan Iran agar tidak memiliki senjata nuklir," kata Hikmahanto.
Menurut Hikmahanto, sebelum serangan AS-Israel ke Iran, sebetulnya sempat terjadi negosiasi yang difasilitasi oleh Oman. Namun, di tengah proses tersebut, serangan ke Iran tetap terjadi.
"Jadi sepertinya ada komunikasi antara Trump dengan Netanyahu," ujarnya.
Ia menilai, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendesak Presiden AS, Donald Trump, untuk segera melakukan serangan ke Iran. Alasannya, menurut Hikmahanto, untuk mendorong terjadinya perubahan rezim di negara tersebut.
"Intinya adalah Netanyahu mendesak agar Trump melakukan serangan sekarang. Alasannya perlu adanya regime change," tutupnya.










