Kronologi Pasutri Ditemukan Bersimbah Darah di Rumah Mewah Jatibening Bekasi, Diduga Dirampok

Kronologi Pasutri Ditemukan Bersimbah Darah di Rumah Mewah Jatibening Bekasi, Diduga Dirampok

Nasional | inews | Senin, 2 Maret 2026 - 15:46
share

BEKASI, iNews.id - Perampokan disertai dugaan pembunuhan terjadi di Kompleks Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (2/3/2026) subuh. Seorang suami berinisial EU (65) tewas bersimbah darah, sementara istrinya P (60) dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait dugaan pembunuhan terhadap pasutri lansia tersebut.

“Kami mendapat laporan adanya peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan perempuan masih kritis di rumah sakit,” kata Andi di lokasi, Senin (2/3/2026).

Kronologi kejadian bermula dari kecurigaan anak korban yang berada di lantai atas rumah. Biasanya, sang ibu selalu membangunkannya untuk sahur. Namun hingga mendekati waktu imsak, dia tak kunjung dibangunkan.

Sekitar pukul 04.15 WIB, alarm berbunyi dan dia terbangun. Dia merasa heran karena sudah mendekati waktu imsak tetapi belum juga dipanggil sahur.

Saat mencoba menghampiri kamar orang tuanya, pintu dalam keadaan terkunci. Dari balik pintu terdengar suara rintihan yang membuatnya panik.

Dia sempat keluar rumah untuk meminta bantuan warga, namun situasi perumahan masih sepi. Dia kemudian menghubungi kerabat untuk meminta pertolongan.

Tak lama kemudian keluarga datang dan membuka akses kamar dengan memecahkan kaca. Di dalam kamar, kedua orang tuanya ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah.

Korban laki-laki ditemukan di atas kasur dengan kondisi mata lebam dan luka di bagian kepala. Sementara istrinya tergeletak di lantai dalam kondisi kritis.

“Penyebab kematian karena pukulan benda tumpul di belakang kepala,” ujar Kompol Andi.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, polisi menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan merusak jendela.

“Dari olah TKP, pelaku masuk lewat jendela,” katanya.

Pelaku diduga memanjat tembok dan melarikan diri melalui lahan kosong di depan rumah korban.

Sejumlah barang berharga dilaporkan hilang, di antaranya gelang emas serta dua kunci mobil milik korban.

“Untuk barang yang hilang masih kami data. Sejauh ini gelang emas dan kunci mobil,” ujarnya.

Saat ini jenazah korban EU telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan visum dan autopsi. Sementara istrinya menjalani operasi di RS Primaya.

Hingga kini, Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota bersama Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.

“Masih proses penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkan motifnya,” ucapnya.

Topik Menarik