Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Polda Metro Jaya Kerahkan Ratusan Personel
Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 722 personel gabungan dalam rangka pengamanan Perayaan Puncak Imlek Nasional yang diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Perayaan tersebut digelar Sabtu (28/2/2026).
"Dipersiapkan jumlah personel yang melaksanakan pengamanan "Perayaan Imlek Nasional Tahun 2026, berjumlah 722 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).
Budi merincikan, personel gabungan tersebut 401 personel dari Polda Metro Jaya, 125 personel dari TNI, dan selebihnya dari Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Catat, Ini 6 Lokasi Parkir Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin menghadiri kegiatan tersebut untuk tetap memperhatikan keselamatan dan selalu update informasi terkait arus lalu lintas yang situasional dan perhatikan barang bawaan. "Jika memerlukan kehadiran Kepolisian silakan hubungi Call Center 100 Kepolisian," ujar Budi. Sebelumnya, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) sekaligus Ketua Umum Perayaan Imlek Nasional Irene Umar memaparkan rangkaian Perayaan Imlek Nasional 2026 yang tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan. Irene menjelaskan bahwa rangkaian perayaan akan berlangsung mulai pertengahan Februari hingga puncaknya di awal Maret 2026.
Ia menyebut, Perayaan Imlek Nasional bakal digelar di Lapangan Banteng Jakarta. Lapangan Banteng dipilih karena letaknya yang strategis di antara simbol-simbol rumah ibadah besar di Indonesia, seperti Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal. Perayaan tersebut juga akan dipadukan dengan acara buka bersama.
"Ini Imlek Festival-nya kita akan diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta di tanggal 28 Februari. Ini adalah puncak acara, namun ada rangkaian acara dan akan dimulai dari buka puasa bersama, kemudian karena tempatnya ini dekat dengan Masjid Istiqlal dan dengan Katedral, maka di sanalah kita melihat bahwa ini perdamaian Bhinneka Tunggal Ika-nya terjadi," ujarnya.










