Kawanan Rampok Bacok Pasutri Juragan Sembako di Jombang, Gasak Uang Puluhan Juta
JOMBANG, iNews.id – Pasangan suami istri (Pasutri) juragan sembako di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjadi korban perampokan sadis saat hendak pulang ke rumah. Tak hanya menggasak uang tunai puluhan juta rupiah, para pelaku yang bersenjata tajam juga membacok tangan istri korban hingga luka parah.
Detik-detik peristiwa mencekam ini terekam jelas oleh kamera CCTV di Jalan Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor sudah menunggu di pinggir jalan. Saat korban, Sianturi dan Lilik Anggraini, melintas berboncengan motor, para pelaku langsung memepet dan menghentikan paksa laju kendaraan mereka.
Tanpa basa-basi, dua pelaku turun dan langsung mengayunkan parang ke arah korban. Lilik Anggraini, sang istri, berusaha mempertahankan tas berisi uang hasil dagangan, namun nahas, kedua tangannya terkena sabetan senjata tajam hingga menderita luka bacok parah.
Sang suami, Sianturi, berhasil selamat dari serangan senjata tajam karena terjatuh dan tertimpa motor saat didorong oleh pelaku. Setelah berhasil merampas tas berisi uang puluhan juta rupiah, keempat pelaku langsung memacu motornya melarikan diri.
Warga di sekitar lokasi kejadian sebenarnya sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, nyali warga menciut karena para perampok mengancam siapa pun yang mendekat dengan parang yang mereka bawa. Saat para pelaku kabur, warga hanya bisa meluapkan amarah dengan melempar batu ke arah motor pelaku.
"Kejadiannya pas korban baru tutup toko di Pasar Sumobito dan mau pulang. Jarak ke rumahnya tinggal 300 meter lagi," ujar Asmadi, salah seorang warga yang berada di lokasi.
Warga menduga aksi ini telah direncanakan dengan matang. Pelaku disinyalir merupakan orang yang mengenal atau sering mengamati aktivitas korban, mengingat mereka tahu persis jam pulang dan jumlah uang yang dibawa korban setiap harinya.
Akibat luka bacok serius yang dialaminya, Lilik Anggraini yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Jombang, kini harus dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya untuk penanganan medis lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, telah mengantongi rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi komplotan perampok tersebut.
"Polisi kini masih melakukan pengejaran secara intensif terhadap para pelaku. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat membawa uang tunai dalam jumlah besar di malam hari," kata AKP Dimas.










