Disambut Upacara Militer, Jenazah Serda Hamdani Gugur Diserang KKB Tiba di Maros
MAROS, iNews.id - Jenazah prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang gugur dalam aksi penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Tengah tiba di kargo Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (23/2/2026) sore. Kedatangan jasad korban disambut dengan upacara militer yang berlangsung khidmat dan diwarnai isak tangis keluarga.
Jenazah Serda Hamdani diterbangkan dari Timika menggunakan pesawat Sriwijaya Air. Setibanya di bandara, prosesi penyambutan langsung digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir.
"Jenazah disambut di sini lalu kita antar ke rumah duka," Pasi Pers Kodim 1422/Maros, Lettu Inf Mustamin.
Sekitar 50 personel dari Kodim 1422/Maros mengikuti upacara militer yang dipimpin Komandan Upacara Kapten Inf Muhammad Kasim. Suasana berlangsung hening saat peti jenazah diturunkan dari pesawat dan disemayamkan sejenak di area kargo.
Tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba. Istri dan kerabat almarhum tak kuasa menahan duka ketika menyambut prajurit yang gugur dalam tugas negara tersebut.
Usai upacara, dilakukan prosesi serah terima jenazah dari pihak TNI kepada keluarga yang diterima langsung oleh istri almarhum. Peti jenazah kemudian diberangkatkan menggunakan ambulans menuju rumah duka di Dusun Pucak, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
Sebelumnya, Serda Hamdani yang merupakan anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih gugur dalam penyerangan kelompok bersenjata di Pos Palang PT Kristalin Eka Lestari, Kampung Legari, Distrik Makimi, Nabire, Papua Tengah. Dalam insiden tersebut, satu warga sipil juga dilaporkan meninggal dunia.
Upacara militer yang digelar menjadi bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum dalam menjaga kedaulatan serta keamanan negara.









