Diapresiasi JK, Prof Deby Vinski Bakal Pimpin Kongres Stem Cell Dunia

Diapresiasi JK, Prof Deby Vinski Bakal Pimpin Kongres Stem Cell Dunia

Nasional | sindonews | Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:42
share

Tokoh perdamaian dunia sekaligus Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi kiprah internasional Prof dr Deby Vinski yang dikenal sebagai “The Queen of Anti Aging & Stem Cell” dalam mengembangkan ilmu kedokteran regeneratif dan sel punca di panggung global. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan hangat dan penuh kekeluargaan di Jakarta, belum lama ini.

Deby melaporkan agenda besar organisasi internasional yang dipimpinnya yakni World Council of Stem Cell (WOCS) dan World Council of Preventive Medicine (WOCPM) yang berpusat di Swiss. Pertemuan itu turut didampingi Mufidah Jusuf Kalla, Lisa JK, Muswira JK, serta Aci Pada sebagai Corporate Director Vinski Group.

Baca juga: Deby Vinski Gaungkan Indonesia di Dunia: Kolaborasi Stem Cell dengan 2 Universitas Italia

Dalam kapasitasnya sebagai Honorary Advisor, JK menegaskan pentingnya kontribusi anak bangsa dalam memperkuat reputasi Indonesia di dunia internasional, khususnya bidang kesehatan dan kedokteran regeneratif.

“Saya mengapresiasi langkah besar yang dilakukan Prof Deby Vinski dalam merintis dan mengembangkan dunia antiaging serta stem cell di tingkat global. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Teruslah maju dan jadikan Indonesia sebagai pusat rujukan kesehatan internasional,” ujar JK.Menurut dia, kiprah global tersebut berpotensi meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan health tourism nasional.

Dalam laporannya, Deby menyampaikan rencana penyelenggaraan lima kongres internasional sepanjang 2026 yang akan digelar di berbagai negara antara lain di Bangkok (Thailand), Osaka (Jepang), Paris (Perancis), serta pelaksanaan World Consensus Regenerative Medicine and Stem Cell di Inggris pada Oktober 2026.

Kongres tersebut akan menghadirkan pakar-pakar dunia di bidang kedokteran regeneratif, terapi sel punca, dan pengembangan genetika guna memperkuat kolaborasi global dan menyusun standar ilmiah internasional.

Deby berkomitmen terus mendorong kolaborasi lintas negara dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang kedokteran modern. “Kami ingin Indonesia tidak hanya menjadi peserta, tetapi menjadi pemimpin dalam pengembangan regenerative medicine dan stem cell therapy. Melalui WOCS dan WOCPM, kami membangun jejaring global, standar ilmiah, serta sistem sertifikasi internasional yang kredibel,” ungkapnya.

Deby juga melaporkan pelaksanaan Workshop Stem Cell bersertifikasi internasional dari WOCS yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Workshop ini menjadi satu-satunya program dengan sertifikasi internasional WOCS di bidang terapi sel punca dan telah menjadi primadona di kalangan praktisi medis.Program ini diharapkan mampu memperkuat standar kompetensi tenaga medis Indonesia sekaligus memastikan praktik terapi sel punca berjalan sesuai kaidah ilmiah dan regulasi global.

Kiprah dan terobosan yang dilakukan Deby dinilai menjadi bagian dari strategi besar menjadikan Indonesia sebagai destinasi health tourism kelas dunia. Kepercayaan para tokoh nasional dan VVIP terhadap layanan yang dikembangkan turut memperkuat reputasi Indonesia di bidang antiaging dan regenerative medicine.

Dengan dukungan tokoh nasional seperti JK serta jejaring internasional yang luas, langkah Deby diharapkan mampu mempercepat transformasi Indonesia menjadi pusat unggulan pengembangan kedokteran sel punca dan preventif di tingkat global.

Topik Menarik