Banjir Pekalongan Meluas Dipicu Luapan Sungai, Terparah di Kecamatan Tirto

Banjir Pekalongan Meluas Dipicu Luapan Sungai, Terparah di Kecamatan Tirto

Nasional | inews | Kamis, 5 Februari 2026 - 10:09
share

PEKALONGAN, iNews.id - Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Pekalongan, Jawa Tengah selama dua hari terakhir menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga. Debit Sungai Sengkarang, Meduri dan Siwalan meningkat drastis hingga merendam rumah-rumah penduduk.  

Sejumlah kecamatan terdampak banjir antara lain Sragi, Siwalan, Tirto, Wiradesa, dan Wonokerto. Dampak terparah terjadi di Kecamatan Tirto, khususnya di Desa Pacar, Samborejo, Jeruksari, Mulyorejo, Tegaldowo dan Karangjompo. 

Ribuan rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga lebih dari 1 meter. Akibat banjir ini, sedikitnya 1.500 warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik aman seperti masjid, gedung sekolah dan rumah warga yang tidak terdampak. 

Sebagian pengungsi diketahui telah bertahan di lokasi tersebut selama hampir dua pekan atau 15 hari. Kondisi mereka memprihatinkan karena kekurangan selimut, kasur serta fasilitas mandi dan sanitasi.  

Banyak pengungsi mulai jenuh terlalu lama berada di lokasi penampungan. Sejumlah anak-anak dan lansia dilaporkan mengalami sakit, seperti demam, diare, batuk, pilek, dan gatal-gatal. 

"Banyak yang diare, pusing, mual. Mumet pokoknya," kata Munaroh, salah satu warga terdampak di lokasi pengungsian.

Warga terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan berupa selimut, obat-obatan, makanan tambahan, air bersih serta fasilitas MCK yang memadai.  

Air yang masih merendam rumah warga dengan ketinggian 40 sentimeter hingga 1 meter membuat hunian tidak bisa ditempati. Pemerintah dan masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan berintensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan.  

Topik Menarik