Bentrok Pekerja di Proyek IPIP Kolaka, 3 TKA China Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
KENDARI, iNews.id - Empat tenaga kerja asing (TKA) asal China diamankan ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) usai terlibat bentrokan dengan pekerja lokal di kawasan industri nikel PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka. Dari keempat TKA tersebut, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra AKBP Seni Pabesak mengatakan, total enam orang telah diperiksa dalam kasus tersebut, termasuk para TKA. Dari hasil pemeriksaan, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra menetapkan tiga tersangka dan langsung melakukan penahanan. Sementara satu orang lainnya masih berstatus sebagai saksi.
“Untuk saat ini sudah ada enam orang yang diperiksa sebagai saksi. Dari hasil pemeriksaan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan. Ketiga tersangka tersebut semuanya TKA,” ujar AKBP Seni Pabesak, Jumat (30/1/2026).
Tiga TKA yang ditetapkan tersangka masing-masing Zhou Zhen, Hu Yanming dan Wu Bing. Sementara Wang Hao masih berstatus sebagai saksi.
AKBP Seni menjelaskan, dalam peristiwa bentrokan tersebut dua orang tenaga kerja lokal dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Selain itu, polisi juga telah berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum guna melengkapi berkas perkara, serta menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Pemerintah China melalui Kedutaan Besar Republik Rakyat China (RRC).
“Kami telah berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk kelengkapan berkas perkara. Kami juga sudah bersurat kepada Kedutaan Besar RRC terkait TKA yang diamankan,” ucapnya.
Pengamanan keempat TKA dilakukan pada Kamis (29/1/2026). Mereka dikawal ketat oleh personel Resmob Polres Kolaka dari Kabupaten Kolaka menuju Polda Sultra.
Saat ini, keempat TKA ditempatkan di ruang Resmob Polda Sultra untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatan dalam kasus pengeroyokan terhadap tenaga kerja lokal.
Diketahui, insiden bentrokan bermula saat tenaga kerja lokal mempertanyakan hak gaji. Namun, alih-alih mendapatkan penjelasan, salah satu pekerja lokal justru diduga mengalami penganiayaan hingga memicu kericuhan di kawasan industri. Sejumlah TKA lainnya dilaporkan berhamburan menyelamatkan diri.
Pasca-insiden tersebut, situasi keamanan di kawasan proyek PT IPIP Kolaka dilaporkan telah kembali kondusif. Aparat kepolisian masih disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan, seiring proses hukum terhadap TKA China ditetapkan tersangka di Kolaka terus berjalan.










