Kecelakaan Minibus Rombongan Santri Kediri Terguling di Tulungagung, 8 Luka-Luka

Kecelakaan Minibus Rombongan Santri Kediri Terguling di Tulungagung, 8 Luka-Luka

Nasional | inews | Rabu, 21 Januari 2026 - 17:04
share

TULUNGAGUNG, iNews.id – Kecelakaan lalu lintas minibus rombongan santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pare, Kediri, terguling dan menghantam truk pasir di Kabupaten Tulungagung, Rabu (21/1/2026). Akibat kejadian itu, delapan orang luka-luka. Satu di antaranya luka berat di bagian kepala.

Kecelakaan bermula saat minibus bernomor polisi AG 7052 E yang dikemudikan Khoirul Rozikin melaju kencang dari arah barat ke timur. Minibus tersebut mengangkut total 11 orang santri yang hendak menuju destinasi wisata Pantai Sine.

Tiba di lokasi kejadian tepatnya di Jalan Raya Tulungagung-Blitar, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, sopir minibus berupaya menyalip kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi. Nahas, mendadak muncul kendaraan lain dari arah berlawanan. 

Panik, sopir membanting setir ke arah kanan hingga kendaraan hilang keseimbangan dan terguling. Laju minibus baru terhenti setelah menghantam truk pasir yang tengah parkir di sisi selatan jalan.

“Sopir membanting setir karena ada kendaraan dari arah depan saat sedang menyalip. Mobil terbalik dan baru berhenti setelah menabrak truk yang sedang parkir," ujar Bripka Wahyu Supianto, anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung.

Benturan keras menyebabkan bagian depan minibus ringsek parah. Delapan orang penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Sang sopir, Khoirul Rozikin, menjadi korban luka paling parah dengan cedera serius di bagian kepala.

Sementara itu, pengemudi truk pasir, Agung Prasetyo, warga Tambakrejo, Blitar, berhasil selamat tanpa luka sedikit pun.

Saat kejadian, ia sedang duduk di bangku kiri truknya yang tengah diparkir. "Saya tadi cuma duduk di dalam truk, tiba-tiba ditabrak dari depan oleh mobil yang terguling itu," ungkapnya.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani sepenuhnya oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung.

Petugas telah mengamankan barang bukti berupa minibus yang rusak dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Jalur Tulungagung-Blitar yang sempat tersendat akibat proses evakuasi kini sudah kembali normal.

Topik Menarik