Lemkapi Respons Sorotan ICW Terkait Yayasan Pengelola MBG
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap temuan adanya keterkaitan sejumlah yayasan, yang berafiliasi dengan institusi kejaksaan dan kepolisian dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
ICW menyebut setidaknya terdapat dua yayasan yang memiliki keterkaitan tersebut, yakni Yayasan Inklusi Pelita Bangsa yang dikaitkan dengan Kejaksaan, serta Yayasan Kemala Bhayangkari yang diketahui dikelola oleh istri-istri anggota Polri.
Menanggapi temuan itu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan menilai, kehadiran yayasan-yayasan tersebut tidak melanggar aturan selama pengelolaan dilakukan secara profesional dan transparan.
"Kami melihat syarat pengelolaan program MBG memang tidak boleh dilakukan oleh perorangan, tetapi harus melalui yayasan. Jadi kehadiran Yayasan Kemala Bhayangkari yang dinakhodai istri Wakapolri tidak ada masalah. Bahkan, kami melihat yayasan sosial ini mengelola MBG secara profesional," kata Edi kepada Okezone, Sabtu (10/1/2026).
Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu, keterlibatan Yayasan Kemala Bhayangkari bersifat murni sosial dan tidak berorientasi komersial.
"Yayasan ini hadir semata-mata untuk membantu program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," ujarnya.
Edi juga menyampaikan hasil pengamatan Lemkapi di lapangan, menunjukkan pengelolaan SPPG oleh Yayasan Kemala Bhayangkari justru dinilai lebih siap dan tertata.
"Hasil pengamatan kami, SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari malah lebih siap dan lebih baik. Proses produksi makanan betul-betul dijaga mutunya sebelum diberikan kepada masyarakat," ungkapnya.
Atas tudingan yang beredar, Edi berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang berpotensi menyesatkan publik.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya yang memiliki yayasan sosial, untuk ikut berperan aktif mendukung program MBG mengingat pemerintah saat ini membutuhkan partisipasi luas dari berbagai elemen.
"Sebaliknya, masyarakat juga perlu ikut mengawasi pelaksanaan MBG di lapangan agar masyarakat benar-benar mendapatkan makanan yang berkualitas, sehat, dan mampu mendukung tumbuh kembang serta kecerdasan,” pungkasnya.










