Menteri LH Sebut 1.136 Ton Material Terkontaminasi Cesium-137 Disimpan di Gudang Cikande
JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.136,6 ton material yang terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, kini telah diamankan dan disimpan di gudang PT Prasadha Mitra Tosan (PMT).
"Sampai hari ini material yang terkontaminasi tersimpan di interim storage PT PMT sejumlah 1.136 ton," kata Hanif dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI, Rabu (3/12/2025).
Hanif menyampaikan, bahwa kondisi darurat akibat pencemaran radioaktif ini membutuhkan penanganan jangka panjang yang terencana. Ia meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyusun langkah teknis terkait penanganan material yang terkontaminasi.
Dalam penjelasannya, Hanif menyebut proses dekontaminasi di 12 titik yang sebelumnya terpapar Cs-137 telah selesai dilakukan. Namun, masih terdapat satu titik bangunan yang diduga masih tercemar.
“Ada satu titik yang masih kita dalami karena kemungkinan bahan nuklir ini berada di bawah pondasi bangunan,” jelasnya.
Bangunan yang diduga terkontaminasi tersebut rencananya akan dirobohkan jika hasil kajian menunjukkan adanya sumber kontaminasi di bagian pondasi.
“Kami memerlukan kajian lanjutan. Jika memang diperlukan, tampaknya kita mau tidak mau harus mengganti rumah tersebut untuk kita robohkan, apabila Cesium berada di pondasi yang tidak bisa dilakukan dekontaminasi,” pungkasnya.










