Profil dan Jejak Kriminal Dewi Astutik, Ratu Narkoba Jaringan Internasional yang Ditangkap di Kamboja
JAKARTA - Profil dan jejak kriminal Dewi Astutik, ratu narkoba jaringan internasional yang ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, akan diulas lengkap dalam artikel Okezone. Dewi tiba di Indonesia pada Selasa (2/12/2025) malam.
Dewi Astutik alias Mami merupakan pelaku penyelundupan dua ton narkotika jenis sabu jaringan golden triangle senilai Rp5 triliun. Dia juga terlibat bersama gembong narkoba Fredy Pratama.
"Berdasarkan hasil analisa terdapat dua nama utama asal Indonesia yang mendominasi penyelundupan narkoba di kawasan Golden Triangle yakni Freddy Pratama," kata Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto dikutip, Rabu (3/12/2025).
Dewi Astutik juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan tersebut terlibat dalam pengendalian perdagangan narkotika jaringan Asia Timur, Asia Tenggara dan Afrika.
"Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara," kata Suyudi.
Selain itu, dia juga terlibat dalam berapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.
Jaringan ini diketahui beraktivitas sebagai pengambil dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur dan Asia Tenggara.
Sekadar diketahui, Dewi Astutik saat ini berusia 43 tahun dengan identitas KTP tercatat lahir di Ponorogo, Jawa Timur. pada 8 April 1983
Sebelum terjerumus dalam kasus narkoba berskala internasional, Dewi pernah bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dewi pernah bekerja di Taiwan, kemudian di Hong Kong, dan yang terakhir di Kamboja.










