Regulasi Minuman Beralkohol Bukan Usaha Islamisasi

Nasional | inilah.com | Published at Senin, 16 November 2020 - 07:31
Regulasi Minuman Beralkohol Bukan Usaha Islamisasi

INILAHCOM,Jakarta - Undang-undang yang mengatur tentang minuman beralkohol bukan bagian dari Islamisasi,  karena di negara Barat juga ketat dalam peraturan terkait miras.

"Undang-undang minuman beralkohol bukan merupakan usaha Islamisasi. Banyak negara Barat yang mengatur sangat ketat konsumsi dan distribusi minuman beralkohol," kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti melalui media pesan sosial yang diterima di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Namun hal itu penting dan mendesak. Pasalnya, konsumsi alkohol merupakan salah satu masalah yang berdampak buruk terhadap kesehatan, kejahatan, moralitas dan keamanan.

Banyak tindak kejahatan, kecelakaan lalu lintas yang fatal dan berbagai penyakit bermula dari konsumsi alkohol yang berlebihan.

Untuk itu regulasi ini, minimal harus mengatur empat hal di antaranya ketentuan kadar alkohol maksimal dalam minuman yang diperbolehkan.

Selanjutnya, kata dia, kriteria batas usia minimal yang boleh mengkonsumsi miras, tempat konsumsi yang legal serta tata niaga/distribusi yang terbatas. [wll]

 

Artikel Asli