Suara Guguran Terdengar Enam Kali dari Gunung Merapi

Nasional | jawapos | Published at Senin, 16 November 2020 - 06:35
Suara Guguran Terdengar Enam Kali dari Gunung Merapi

JawaPos.com–Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, suara guguran terdengar sebanyak enam kali dari Gunung Merapi berdasar periode pengamatan pada Sabtu (14/11) mulai pukul 00.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta menjelaskan, suara guguran di gunung api aktif itu terdengar dengan intensitas lemah hingga sedang. Pada periode itu, BPPTKG juga mencatat 39 kali gempa guguran, tiga kali gempa frekuensi rendah, 306 kali gempa fase banyak, 43 gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa tektonik, serta 63 kali gempa hembusan.

”Berdasar pengamatan visual, asap berwarna putih keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian 50 meter di atas puncak,” ujar Hanik Humaida.

Selain itu, lanjut dia, laju deformasi Gunung Merapi diukur menggunakan electronic distance measurement (EDM) Babadan rata-rata 12 cm per hari. BPPTKG telah menaikkan status Gunung Merapi pada level III atau siaga. Untuk penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

BPPTKG juga meminta pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi. Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta; Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah; juga diminta mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli