Panglima TNI: Yang Ganggu Persatuan Berhadapan Dengan TNI

Nasional | republika | Published at Senin, 16 November 2020 - 05:46
Panglima TNI: Yang Ganggu Persatuan Berhadapan Dengan TNI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan, pentingnya perstauan dan kesatuan demi menjaga stabilitas negara. Hadi meminta agar masyarakat tak termakan provokasi dan ambisi yang menyebabkan hilang persatuan dan kesatuan bangsa.

"Saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan kembali, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional," kata Hadi di Subden Denma Mabes TNI, Jakarta Pusat, samping Istana Kepresidenan pada Sabtu (14/11) malam WIB.

Hadi menyampaikan pernyataan diidampingi Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Eko Margiyono, Komandan Komando Operasis Khusus (Koopssus) TNI Mayjen Richard Tampubolon, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen Mohamad Hasan, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Suhartono, dan Komandan Korps Pasukan Khas (Dankorpaskhas) Marsda Eris Widodo Yuliastono.

Hadi berpesan, TNI tidak bisa membiarkan persatuan dan kesatuan bangsa di Indonesia hilang atau dikaburkan oleh provokasi dan ambisi yang dibungkus dengan berbagai identitas. "Seluruh prajurit TNI adalah alat utama pertahanan negara, untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia," kata mantan KSAU tersebut.

Hadi menekankan, tidak satu pun musuh yang dibiarkan, apalagi melakukan upaya berupa ancaman dan gangguan, terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia. "Ingat! Siapa saja yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, akan berhadapan dengan TNI. Hidup TNI. Hidup rakyat. NKRI harga mati," kata Hadi disambut teriakan lima jenderal pasukan elite TNI tersebut.

Artikel Asli