Dukung Stabilitas Nasional, Pemerintah Kembangkan Platform Digital Sinar

Dukung Stabilitas Nasional, Pemerintah Kembangkan Platform Digital Sinar

Nasional | sindonews | Senin, 15 September 2025 - 19:14
share

Pemerintah mengembangkan platform digital Sinergi Narasi (Sinar). Tujuannya untuk memperkuat sistem komunikasi publik Kementerian/Lembaga di era disrupsi digital. Sinergi Narasi merupakan platform digital sebagai jembatan komunikasi lintas Kementerian dan Lembaga (K/L).

Pengembangan Sinar ini diharapkan mampu menghadirkan ekosistem komunikasi yang lebih solid, responsif, dan berbasis datap dalam mendukung stabilitas nasional.

Baca juga: Prabowo Bakal Hadiri Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi September 2025

Peserta Diklat Lembaga Administrasi Negara (LAN) Pandu Wibowo, menjelaskan di tengah derasnya arus informasi saat ini, pemerintah dituntut untuk bergerak lebih adaptif.

“Dalam era digital yang serba cepat, arus informasi mengalir tanpa batas dan sering kali tidak terkontrol. Perkembangan teknologi informasi telah memudahkan masyarakat dalam mengakses dan membagikan berita, tetapi di sisi lain juga memunculkan tantangan serius berupa penyebaran informasi palsu atau hoaks,” ujarnya, Senin (15/9/2025). Pandu menyebut, hoaks tidak hanya meresahkan masyarakat, melainkan juga dapat memicu kesalahpahaman, konflik sosial, hingga mengganggu stabilitas nasional. Kondisi ini semakin berbahaya apabila informasi palsu menyasar isu strategis, seperti kebijakan pemerintah, program nasional, atau figur pejabat publik.

Baca juga: Kemendikdasmen Mulai Program Digitalisasi Pembelajaran di 288.865 Sekolah

Menurut Pandu, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan bukan hanya terletak pada pelaksanaan program, tetapi juga pada kemampuan menyosialisasikan kebijakan dan capaian secara cepat, akurat, dan konsisten. "Platform Sinar hadir sebagai solusi inovatif. Platform ini dikembangkan sebagai wadah kolaborasi lintas K/L untuk mengelola narasi, memonitor isu, serta mendistribusikan propaganda positif yang lebih terarah," katanya.

Dengan berbasis digital, Sinar diyakini mampu menjangkau ruang publik dengan pendekatan yang relevan terhadap perkembangan teknologi dan perilaku media masyarakat saat ini. “Terobosan ini menghasilkan ekosistem komunikasi yang solid dan responsif. Sinar mampu mengintegrasikan propaganda positif berbasis data, sehingga mendukung terciptanya stabilitas nasional melalui informasi,” ucapnya. Menurut Pandu, pengembangan Sinar juga selaras dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Integrasi ini memungkinkan koordinasi antar K/L berjalan lebih efisien, transparan, serta dapat dipantau secara real time. "Dengan demikian, informasi publik yang disampaikan pemerintah tidak hanya lebih cepat, tetapi juga terukur dan konsisten di berbagai saluran komunikasi," paparnya. Upaya menghadirkan platform ini ke masyarakat, kata Pandu, merupakan bentuk keseriusan dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan terarah. Sinar dipandang mampu menjadi jembatan digital yang menghubungkan kementerian dan lembaga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Dengan kolaborasi ini, narasi pembangunan dan capaian kinerja dapat tersampaikan secara lebih luas dan akurat," katanya. Implementasi platform Sinar tidak hanya sebatas platform teknologi, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh K/L dalam membangun komunikasi publik yang positif.

Dengan adanya sinergitas narasi, masyarakat akan lebih terlindungi dari paparan hoaks, sekaligus mendapatkan akses informasi yang kredibel mengenai arah pembangunan nasional. Kehadiran platform Sinar menjadi bukti nyata pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan disrupsi informasi. Dengan mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan inovasi digital, diharapkan komunikasi lintas K/L akan semakin solid.

Topik Menarik