Peringati HUT Ke-80 RI, IKPNI Gelar Penanaman Mangrove di Angke-Kapuk

Peringati HUT Ke-80 RI, IKPNI Gelar Penanaman Mangrove di Angke-Kapuk

Nasional | sindonews | Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:25
share

Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) melaksanakan penanamanbibit mangrovedi Taman Wisata Alam Mangrove Angke-Kapuk, Jakarta Utara pada Sabtu (23/5/2025), dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI. Aksi peduli lingkungan hidup ini dilakukan untuk kelestarian alam, keadilan, dan masa depan bangsa.

IKPNI merupakan organisasi keluarga Pahlawan Nasional Indonesia. Berdasarkan Surat Keputusan Presiden, tercatat hingga Agustus 2025 anggotanya berjumlah 206 Pahlawan Nasional Indonesia. Baca juga: Keluarga Minta Pemerintah Pindahkan TPS di Samping Makam WR Soepratman

"Kegiatan ini digelar Pejuang Kemerdekaan 1945 – Pejuang Iklim 2025 demi kelestarian alam, keadilan, dan masa depan bangsa," kata Indah HA Soedadi, Bendahara Umum IKPNI yang merupakan keluarga Pahlawan Nasional dr Wahidin Sudirohusodo dalam keterangannya, Minggu (24/5/20025).

Sementara itu, anggota IKPNI sekaligus cucu Pahlawan Nasional Jenderal Gatot Soebroto, Satrio Purwanto menambahkan bahwa penanaman mangrove memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim."Hal itu karena kemampuannya menyerap karbon dioksida secara alami. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai benteng pertahanan ekosistem, melindungi garis pantai dari abrasi akibat gelombang laut dan angin kencang," tandasnya.

Lebih dari sekadar menjaga alam, lanjut dia, hutan mangrove juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Dari sektor perikanan, pariwisata, hingga pemanfaatan hasil hutan non-kayu, mangrove membuka peluang mata pencaharian yang berkelanjutan.

Baca juga: Keluarga Pahlawan Nasional Ramai-ramai Nobar Film Believe

"Dengan demikian, kelestarian mangrove berarti pula kesejahteraan rakyat untuk rakyat, dan kembali ke rakyat," tegasnya.

"Mari kita dukung bersama gerakan nasional menanam dan menjaga mangrove. Sudah saatnya seluruh rakyat Indonesia dan segenap komponen bangsa bergandeng tangan melestarikan alam, demi negara yang aman, nyaman, dan lestari," sambung Satrio Purwanto.Dia menegaskas, seperti pesan para pendiri bangsa, “Jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah”.

"Kini, tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu dari menjaga kemerdekaan hingga menjaga bumi untuk generasi mendatang. Bersatu kita kuat, bersama kita bisa. Salam Kebangsaan!" tandasnya.

Diketahui Pemanasan global telah menyebabkan peningkatan suhu bumi yang luar biasa . Sejak tahun 1880, suhu bumi telah meningkat sekitar 1 derajat. Hal ini mengakibatkan meningkatnya pencairan gletser, yang menyebabkan kenaikan permukaan laut. Hal ini dapat berdampak buruk pada wilayah bumi.

"Terkait kondisi tersebut, kegiatan penanaman mangrove adalah salah satu kegiatan IKPNI dalam menyelamatkan bumi kita," pungkas keluarga Pahlawan Nasional WRSoepratman, Budi Harry.

Topik Menarik