Tangis Megawati Pecah saat Melihat Hasto Hadiri Kongres PDI Perjuangan
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tak kuasa menahan tangis usai melihat Hasto Kristiyanto menghadiri penutupan Kongres ke-VI PDI Perjuangan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali. Momen Megawati menangis, terjadi kala Hasto tiba di arena kongres sekitar pukul 15.42 WIB.
Hasto datang ke Kongres ke-VI PDI Perjuangan usai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Dengan kenakan kemeja PDIP, ia berjalan masuk dikawal dengan sejumlah kader. Sambil berjalan masuk, Hasto berteriak merdeka dan disambut kader.
"Merdeka," ujar Hasto sembari berjalan.
Baca juga: Hasto Kristiyanto Orang Pertama yang Dapat Amnesti di KPK
Lantas, Megawati yang tengah berpidato terdiam melihat Hasto. Setibanya di atas panggung, Hasto langsung menyalimi Megawati. Hasto pun langsung menuruni panggung. Sambil mengepalkan tangan dan berteriak merdeka kembali di hadapan kader."Merdeka!!" ujar Hasto.
Megawati pun tak langsung melanjutkan pidatonya. Ia terlihat nenangis dan menyeka air mata dari podiumnya.
Baca juga: Megawati Terpilih Kembali Jadi Ketum PDIP, Hasto: Semua Kader Bersyukur
Sekadar informasi, Hasto Kristiyanto resmi bebas dari rutan KPK pukul 21.22 WIB, Jumat, 1 Agustus 2025. Hasto bebas setelah mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto yang disetujui oleh DPR RI.
Hasto juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan seluruh kader partai berlambang banteng dengan moncong putih yang selama ini terus mendukungnya. Namun dia juga tidak lupa untuk menyampaikan terima kasih ke Presiden Prabowo yang telah memberinya amnesti."Artinya apa, yang kami suarakan di dalam pledoi, di dalam duplik tentang keadilan yang hakiki dijawab oleh beliau, dengan menggunakan hak prerogatif dari Bapak Presiden yang juga sudah mendapatkan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia," ujarnya.
Hasto menegaskan, rumah menjadi tujuan pertama setelah menghirup udara bebas. "Pulang ke rumah dulu ya," kata Hasto.










