Profil Johan Budi, Mantan Jubir KPK yang Diangkat Menjadi Komisaris Transjakarta
Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Johan Budi Sapto Pribowo diangkat menjadi komisaris PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Profil dan perjalanan karier Johan Budi diulas di artikel ini.
Rotasi posisi komisaris terjadi di BUMD PT Transjakarta pada era kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno. Sejumlah eks pejabat dan tokoh politik menjadi komisaris, menggantikan posisi Mashuri Masyhuda dan Bambang Eko Martono.
"Terima kasih atas dedikasi sebagai Komisaris Transjakarta untuk Bapak Mashuri Masyhuda dan Bapak Bambang Eko Martono," tulis laman Instagram @pt_transjakarta, dikutip Sabtu (2/8/2025).
"Selamat bertugas Bapak Johan Budi Sapto Pribowo, Bapak Zudan Arif Fakrulloh, dan Bapak Muhammad Ainul Yakin sebagai Komisaris Transjakarta. Selamat mengemban amanah baru. Terus hadirkan perubahan nyata demi transportasi publik yang lebih modern, aman, dan terjangkau. Bersama membangun Transjakarta semakin inklusif untuk menuju Jakarta kota global."
Baca Juga: Wagub DKI: Transjakarta Blok M-Ancol Beroperasi Agustus saat Persija BerkompetisiJohan Budi pernah menjadi juru bicara KPK. Johan juga pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDIP pada 2019-2024.
Zudan Arif Fakrulloh merupakan birokrat yang pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) tahun 2015-2023, Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo tahun 2016-2017, dan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat tahun 2023-2024. Saat ini, Zudan menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diangkat oleh Presiden Prabowo Subianto pada Januari 2025.
Sementara, Muhammad Ainul Yakin yang diangkat sebagai Komisaris Transjakarta saat ini merupakan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) DKI Jakarta.
Profil Johan Budi Sapto Pribowo
Johan Budi Sapto Pribowo lahir di Mojokerto, 29 Januari 1966. Pria ini memiliki latar belakang jurnalis.Sosoknya mulai dikenal publik secara luas saat menjadi juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2006–2014. Di lembaga antirasuah ini, dia juga pernah menjadi Deputi Pencegahan KPK (2014–2015) dan Pelaksana tugas Pimpinan KPK (2015).
Kariernya terus melesat saat menjadi juru bicara kepresidenan pada 2016–2019. Setelah itu, Johan banting setir ke legislatif. Dia merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP).
Johan terpilih sebagai anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur 7 yang meliputi Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Trenggalek. Pada Pemilu 2019, dia meraih 76.395 suara.
Di DPR, dia masuk Komisi III DPR, yang membidangi masalah hukum. Dia juga pernah delapan bulan menjabat wakil ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, sebelum digantikan Dede Indra Permana pada awal November 2022.
Selepas menjadi anggota DPR, dia kemudian kembali mengikuti seleksi calon pimpinan KPK. Namun, dia gagal lolos tahapan wawancara dan tes jasmani. Namanya tidak masuk dalam 10 calon pimpinan KPK yang diserahkan Pansel KPK ke DPR.
Kini, Johan Budi kembali. Dia diangkat sebagai Komisaris PT Transjakarta. Dia akan dilantik pekan depan.










