Jelang Demo Ojol Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

Jelang Demo Ojol Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

Nasional | sindonews | Senin, 21 Juli 2025 - 13:23
share

Puluhan ribu pengemudi Ojek Online (Ojol) rencananya akan melakukan aksi demo di Jakarta pada Senin (21/7/2025). Sebelum para pengunjuk rasa datang ke lokasi aksi, polisi menutup sementara kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Bedasarkan pantauan Inews Media Group, sekitar pukul 12.50 WIB kendaraan traktor barrier milik Kepolisian telah terparkir di Jalan Medan Merdeka Selatan dekat pintu Barat Daya Monas.

Baca juga: Hari Ini Ojol Demo Besar-besaran di Monas, Ini Tuntutannya

Hal ini membuat pengendara dari Bundaran air mancur Patung Kuda tak bisa melintasi jalan Medan Merdeka Selatan.

Meski begitu, polisi masih tetap membuka akses jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Balai Kota menuju bundaran air mancur Patung Kuda tetap bisa di lintasan pengendara.

Sekedar informasi, sebanyak 50.000 pengemudi transportasi online dari berbagai platform, baik roda dua (ojek online), roda empat (taksi online), hingga kurir logistik akan melakukan aksi demo besar-besaran pada hari ini, Senin (21/7/2025) siang. Aksi unjuk rasa itu akan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Para peserta demo ojol menamakan dirinya sebagai korban aplikator dan momen tersebut sebagai Aksi 217. Nantinya, mereka juga akan melumpuhkan aplikasi massal atau offbid di sebagian Jakarta.

Baca juga: Demo Ojol Memanas, Sekretaris Ditjen Hubdar Kemenhub Disiram Air oleh Pengunjuk Rasa

“Sekitar 50.000 pengemudi transportasi online secara gabungan R2 ojol, R4 driver online dan kurir online lintas platform aplikasi akan melakukan demo besar kembali pada Senin, 21 Juli 2025 dengan menamakan sebagai Korban Aplikator Kepung Istana Presiden dan Lumpuhkan Aplikasi Massal atau Offbid Massal Aksi 217 di Istana dan sebagian Jakarta,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, Senin (21/7/2025).

Raden Igun mengatakan aksi tersebut akan berlangsung lebih besar dari aksi-aksi sebelumnya sebagai bentuk akumulasi kekecewaan para pengemudi online dan kurir online.

Topik Menarik