Prabowo Ultimatum Penggiling Padi Nakal: Tidak Tertib, Saya Sita!

Prabowo Ultimatum Penggiling Padi Nakal: Tidak Tertib, Saya Sita!

Nasional | sindonews | Senin, 21 Juli 2025 - 13:37
share

Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti penggiling padi untuk tertib dan patuh terhadap kepentingan negara. Prabowo menyebutkan akan menyita dan menyerahkan penggilingan padi yang tak patuh terhadap aturan negara.

Hal itu disampaikan Prabowo saat peluncuran 80.000 koperasi desa (Kopdes) di Klaten, Jawa Tengah hari ini. Mulanya, Prabowo menceritakan dirinya mendapat laporan adanya penggilingan padi yang nakal.

“2,5 bulan yang lalu saya dapat laporan, 'Pak, harga dasar gabah kering giling sudah bagus. Rp6.500'. Ada yang bandel-bandel, tapi kita tertibkan. Kita tertibkan dengan apa, dengan UUD 1945, khususnya pasal 33," ucap Prabowo, Senin (21/7/2025).

Baca juga: 80 Ribu Lebih Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Disahkan Kemenkum

Prabowo menyebut penggiling padi nakal itu bisa mendapat keuntungan Rp2 triliun per bulan. “Jadi saudara-saudara, waktu saya dapat laporan ada penggiling-penggilingan padi yang nakal, yang aneh penggilingan padi yang besar yang paling nakal. 'Oh begitu, lo mentang-mentang besar lo kira pemerintah Indonesia nggak punya gigi'" kata dia.Prabowo mendalami UUD 1945 Pasal 33. Prabowo mencari tahu ke Mahkamah Agung (MA) terkait beras dan penggiling padi, termasuk cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.

Baca juga: 3 Jenderal Densus 88 Antiteror Dimutasi Bersama 14 Perwira Lainnya

“Saya tanya, pasal 33 dan ayat-ayatnya dan pasal-pasal lain perlu ditafsirkan atau tidak? Atau bahasa Indonesianya jelas. Dikatakan mereka, jelas. Saya tanya apakah beras, apakah penggiling padi adalah cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat orang banyak, apakah beras itu memengaruhi hajat orang banyak atau tidak. 'Oh iya, beras, kalau nggak makan gimana', jadi menguasai hajat hidup orang banyak," ungkapnya.

Prabowo menekankan penggiling padi harus patuh pada negara. Prabowo mengancam akan menyita penggilingan padi yang tidak taat pada aturan.

"Kalau penggiling padi tidak mau tertib, tidak mau patuh terhadap kepentingan negara, ya, saya gunakan sumber hukum ini, saya katakan saya akan sita penggilingan-penggilingan padi itu. Saya akan sita dan saya akan serahkan kepada koperasi untuk dijalankan," tegas Prabowo.

Topik Menarik