Wujudkan Swasembada Pangan, Pupuk Kaltim Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

Wujudkan Swasembada Pangan, Pupuk Kaltim Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

Nasional | sindonews | Senin, 21 Juli 2025 - 08:49
share

Komisaris PT Pupuk Kaltim Azis Samual melakukan kunjungan ke Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kunjungan tersebut untuk memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi.

Kunjungan yang dilakukan pada 15-19 Juli 2025 ini dihadiri jajaran Komisaris PT Pupuk Kaltim, antara lain Komisaris Utama (Komut) Andhi Nirwanto, kemudian Sukardi Rinakit, Musthofa, Gustaaf. dan Etha Rimba Paembonan. Sedangkan dari jajaran Direksi PT Pupuk Kaltim F. Purwanto, Direktur produsi. dan Qomaruzzaman, Direktur Keuangan SDM & Umum.

Azis mengatakan PT Pupuk Kaltim merupakan lokomotif strategis bagi Pemerintah untuk membangun ketahanan pangan demi mewujudkan swasembada pangan. Kunjungan ke Maros ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan Komisaris dan Direksi yang akan dilakukan ke provinsi lainnya, antara lain ke Provinsi se-Sulawesi, NTT, NTB, Provinsi se-Kalimantan, Bali, dan Jateng.

Baca juga: Stok Pupuk Bersubsidi 437.900 Ton, Petani Sambut Musim Tanam April dengan Aman

Menurut Azis, kunjungan maraton ini untuk memastikan ketersediaan stok pupuk subsidi di Kabupaten Maros untuk menghadapi kebutuhan pupuk dalam masa tanam di Sulawesi Selatan pada 2025.

“Kunjungan ini merupakan monitoring terhadap kesiapan implementasi kebijakan sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada pangan. Sebagaimana kita ketahui swasembada pangan merupakan sektor strategis yang telah digariskan oleh Pemerintah dalam startegi pembangunan nasional,” katanya.

Baca juga: Marak Modus Penipuan di Medsos, Pupuk Indonesia: Tebus Pupuk Subsidi Hanya di Kios Resmi

Azis menambahkan banyak tantangan yang dihadapi di lapangan. Khususnya yang berhubungan dengan pendistribusian, akurasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), dan pengawasan agar penerima manfaat pupuk subsidi tepat sasaran.

“Upaya menciptakan swasembada pangan memiliki dampak yang luas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain sektor pertanian dan diversifikasi pangan ini akan mampu menyediakan banyak lapangan pekerjaan, mendorong produktivitas petani, meningkatkan daya beli, sekaligus sektor pertanian ini menjadi katup pengaman sosial dalam pembangunan nasional berkelanjutan,” ujarnya.

Topik Menarik