Prabowo Tak Ingin 2 Periode Bila Capaiannya Gagal, Sekjen Golkar: Itu Bahasa Politik Tingkat Tinggi

Prabowo Tak Ingin 2 Periode Bila Capaiannya Gagal, Sekjen Golkar: Itu Bahasa Politik Tingkat Tinggi

Nasional | sindonews | Senin, 19 Mei 2025 - 08:48
share

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar M Sarmuji menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang tak ingin maju di Pilpres 2029 bila kinerja tak capai target merupakan bahasa politik tingkat tinggi. Menurut Sarmuji, hal itu wajar diutarakan Prabowo.

"Itu bahasa politik tingkat tinggi. Sudah sewajarnya beliau berbicara seperti itu karena beliau menekankan pada target," kata Sarmuji dikutip Senin (19/5/2025).

Sarmuji menilai, pernyataan itu menandakan Prabowo meletakan kemajuan bangsa di atas keinginan pribadi.

"Beliau mengesampingkan keinginan pribadi dibandingkan dengan keinginannya untuk memajukan bangsa," katanya.

Dia menegaskan Partai Golkar siap mendukung Presiden Prabowo untuk mencapai target.

Sarmuji menyatakan bahwa partainya bakal menyiapkan segala aturan yang diperlukan dan mendukung segala program yang dicanangkan.

"Kami mendukung dalam semua kebijkan beliau. Bersama yang lain Menyiapkan semua aturan yang diperlukan, mensupport pelaksanaan program dan mengawasi program," papar Sarmuji.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan saat ini belum waktu yang pas untuk mebahas dua periode. Pasalnya, Prabowo menyatakan belum genap satu tahun menjabat sebagai presiden.

Hal itu dia sampaikan merespons teriakan 'Prabowo dua periode' saat menghadiri Kongres IV Tunas Indonesia Raya (Tidar) di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Dia pun meminta para kader Tidar untuk tidak menyampaikan hal tersebut.

"Saudara-saudara sekalian, tadi terima kasih ada yang sebut Prabowo dua periode. Saya kira saya mau koreksi, kader-kader muda saya mau koreksi saudara-saudara, please, tolong jangan sebut seperti itu," ucap Prabowo dalam sambutannya.

Kepala Negara menuturkan, dia juga akan menilai kinerjanya sendiri. Jika menurutnya program-program yang dicanangkan tak terwujud, maka dia enggan mencalonkan diri lagi sebagai presiden.

"Kalau saya menilai, kalau saya menilai, saya menilai bahwa diri saya tidak mencapai apa yang saya canangkan, saya tidak mau maju lagi sebagai Presiden Indonesia," ucap Prabowo.

"Saya akan menilai, kalau seandainya saya menilai diri saya tidak berhasil, saya mohon dengan sangat, jangan saudara, harapkan saya mau maju lagi," sebutnya.

Topik Menarik