Pakar Hukum: Polda Jabar Harus Minta Maaf ke Pegi Setiawan dan Keluarganya

Pakar Hukum: Polda Jabar Harus Minta Maaf ke Pegi Setiawan dan Keluarganya

Nasional | okezone | Rabu, 10 Juli 2024 - 11:57
share

JAKARTA – Pakar hukum pidana dari Universitas Brawijaya, Fachrizal Afandi menilai Polda Jawa Barat (Jabar) perlu menyampaikan permintaan maaf, baik kepada Pegi Setiawan dan keluarganya. Hal tersebut menyusul putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung, yang mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan, sehingga status tersangkanya gugur.

"Saya kira polisi wajib minta maaf, karena ini kan bukan kasus pertama salah tangkap. Dulu pernah ada penangkapan pengamen Cipulir yang dipukuli dan sebagainya," kata Fachrizal Afandi saat dikonfirmasi, Rabu (10/7/2024).

Dalam kode etik kepolisian, lanjutnya, pasti ada aturan yang mewajibkan polisi meminta maaf bila penetapan tersangka diputuskan tidak sah oleh hakim.

"Orang dia yang salah kok. Ya negara harus minta maaf kalau salah, kalau hakim sudah menyatakan polisi salah," ujarnya.

Fachrizal menjelaskan, permintaan maaf tersebut bisa dilakukan dengan mengevaluasi penyidik yang menangkap Pegi pada Selasa, 21 Mei 2024 pukul 18.23 WIB. Tidak hanya polisi yang menangkap, menurut Fachrizal, permintaan maaf juga harus disampaikan oleh polisi yang mengungkap kasus melalui konferensi pers.

Menurutnya, tindakan mengumumkan penetapan tersangka Pegi disebut telah melanggar asas praduga tidak bersalah.

"Dia mempertontonkan Pegi di muka umum bahwa inilah yang membunuh Vina. Padahal tidak terbukti menurut Hakim, jadi masih besar-besaran prosedur di kepolisian yang bermasalah. Mengumumkan orang di muka pers itu kan melanggar hukum ya," katanya.

Topik Menarik