Kubu SYL Anggap Jaksa KPK Tak Bisa Buktikan Aliran Uang Haram ke Biduan Nayunda

Kubu SYL Anggap Jaksa KPK Tak Bisa Buktikan Aliran Uang Haram ke Biduan Nayunda

Nasional | okezone | Selasa, 9 Juli 2024 - 21:52
share

 

JAKARTA - Kuasa Hukum mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menganggap tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bisa membuktikan aliran uang panas untuk penyanyi dangdut alias biduan, Nayunda.

Menurutnya, bukti-bukti serta keterangan yang dihadirkan tim Jaksa KPK di persidangan tidak bisa membuktikan pembayaran jasa Nayunda Nabila Nizrinah bersumber dari dana yang tidak sah. Nayunda merupakan biduan yang sempat mengisi acara di Kementerian Pertanian (Kementan).

"Hal itu juga tidak bisa dibuktikan oleh jaksa penuntut umum bahwa aliran dana pembayaran tersebut berasal dari hasil tidak sah," ucap salah satu Kuasa Hukum SYL di ruang sidang saat membacakan duplik di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2024).

Kubu SYL menuding jaksa seolah mengabaikan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan perihal sumber dana pembayaran Nayunda. Tak hanya itu, kubu SYL juga menilai jaksa sangat tendensius dan menyerang personal ketika menyinggung soal eks Mentan menyawer Nayunda.

"Hal ini seharusnya jaksa penuntut umum menghargai profesi saksi Nayunda yang adalah penyanyi profesional yang diberi, pembayaran berdasarkan jerih payah penyanyi profesional yang diundang untuk tampil dalam acara Kementan," kata kuasa hukum SYL.

Sebelumnya, Jaksa KPK sempat menyindir SYL dengan pantun. Jaksa meminta agar SYL jangan mengaku sebagai pahlawan jika masih suka biduan. Sindiran itu disampaikan Jaksa Meyer Simanjuntak saat membacakan replik dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 8 Juli 2024.

"Jalan-jalan ke kota Balikpapan, jangan lupa selfie di Bandara Sepinggan. Janganlah mengaku pahlawan jikalau engkau masih suka biduan," sebut Meyer.

Tak hanya itu, Meyer kembali membacakan pantun kedua. Isinya, menyindir SYL yang kerap mengaku sebagai pejuang.

"Jalan jalan ke Tanjung Pinang

Jangan lupa membeli udang

Janganlah mengaku seorang pejuang

Jikalau ternyata engkau seoramg titik titik titik silahkan diisi sendiri," kata Meyer.

Topik Menarik