Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk, Polri Raih 2 Rekor MURI

Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk, Polri Raih 2 Rekor MURI

Nasional | okezone | Sabtu, 6 Juli 2024 - 07:37
share

JAKARTA - Pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Hari ke-78 Bhayangkara dengan mengangkat lakon Tumurune Wiji Sejati, pada Jumat 5 Juli 2024 malam, meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan diberikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas rekor "Pagelaran Wayang Kulit dengan Peragaan Wayang Nusantara Jenis Terbanyak" yang dipentaskan di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan sejak pukul 20.00 WIB tadi malam.

Selain pertunjukan wayang kulit, Polri juga meraih penghargaan MURI atas rekor "Perayaan Ulang Tahun dengan Melibatkan UMKM Terbanyak". Penghargaan diberikan kepada Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada.

 BACA JUGA:

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta tamu undangan yang hadir di acara malam tadi, kompak mengenakan pakaian adat Jawa.

Tak hanya itu, terlihat para penari mengiringi mereka berkeliling melihat wayang dan dilanjut perkenalan para dalang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lakon dimainkan tiga dalang, yakni Ki Yanto, yang merupakan Hakim Agung, Ki Sri Kuncoro (perwira Polri berpangkat Ipda), dan Ki Harso Widisantoso (anggota TNI AL berpangkat mayor)

 BACA JUGA:

Selain dipandu tiga dalang tersebut, juga dibawakan oleh Ki Bayu Aji Pamungkas dari unsur aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan lakon Tumure Wiji Sejati mengisahkan tentang lahirnya kesatria sejati yang cerdas dan sakti, yakni Raden Wisanggeni.

"Tumurune Wiji Sejati itu artinya lahirnya satria unggul, cerdas dan sakti. Yakni, Raden Wisanggeni," kata Trunoyudo.

Topik Menarik