Ponpes Pertama di IKN Selipkan Nama Kakek Buyut Wapres Ma'ruf Amin

Ponpes Pertama di IKN Selipkan Nama Kakek Buyut Wapres Ma'ruf Amin

Nasional | okezone | Rabu, 3 Juli 2024 - 02:08
share

JAKARTA - Pondok Pesantren (Ponpes) pertama di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur akan menyelipkan nama kakek buyut Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin .

Pembangunan Ponpes pertama di IKN tersebut diinisiasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) di mana akan bernama Hamzanwadi wa Nawawi Nahdlatul Wathan. Diketahui, nama Nawawi diambil dari nama Syekh Nawawi Al-Bantani yang merupakan kakek buyut dari Wapres.

Progres pembangunan Ponpes pertama di IKN bernama Hamzanwadi wa Nawawi Nahdlatul Wathan ini juga telah dilaporkan Ketua Umum PBNW, Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani kepada Wapres.

Bahwa kami mendirikan Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Wathan di IKN begitu juga kami mendirikan pondok pesantren di IKN yang bernama yayasan pondok pesantren Hamzanwadi wa Nawawi Nahdlatul Wathan di Kalimantan Timur. Itu juga yang kami laporkan kepada beliau, ungkap Zainuddin Atsani usai bertemu Wapres di kediaman resmi Wapres, Jl. Diponegoro No. 2, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2024).

Zainuddin Atsani pun menjelaskan secara detail penambahan nama Nawawi sebagai Ponpes pertama di IKN itu. Karena di situ kan ada Hamzanwadi itu dari kakek saya, pendiri Nahdlatul Wathan itu nama perjuangan beliau. Kalau An-Nawawi kebetulan istri saya keponakannya Pak Kiai (Maruf) jadi biar masuk dari saya masuk, dari istri saya masuk. Jadi dari kedua keturunan masuk Hamzanwadi wa Nawawi, ujarnya.

Lebih lanjut, Zainuddin Atsani juga melaporkan kepada Wapres bahwa Nahdlatul Wathan sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan, kepengurusan Nahdlatul Wathan saat ini sudah ada di semua Provinsi dan Kabupaten.

Sudah lengkap itu yang saya sampaikan ke pak Wapres, begitu juga santri-santri kami Madrasah kami di seluruh Indonesia ada 2.400 madrasah yang alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan dengan baik itu yang kami sampaikan ke pak Kyai Maruf, ujarnya.

Topik Menarik