BPIP: Pendidikan Pancasila Jadi Pondasi Generasi Muda untuk Pemersatu Bangsa

BPIP: Pendidikan Pancasila Jadi Pondasi Generasi Muda untuk Pemersatu Bangsa

Nasional | okezone | Jum'at, 21 Juni 2024 - 20:20
share

JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kegiatan pengkajian dan monitoring implementasi Buku Tes Utama (BTU) Pendidikan Pancasila pada Satuan Pendidikan di Bawah Koordinasi Kementerian Agama Republik Indonesia di Provinsi Jawa Tengah di Surakarta, Jawa Tengah, pada hari Jumat (21/06/2024).

Dalam acara ini, sejumlah guru dan para pendidik di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) di wilayah Jawa Tengah hadir sebagai peserta.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi, membuka acara ini, dengan ditemani oleh Deputi Bidang Pengkajian dan Materi, Surahno, beserta jajaran pejabat tinggi pratama di lingkungan BPIP.

"Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Pendidikan Nasional telah menyatakan bahwa Pancasila merupakan muatan ajib dalam kurikulum setiap jenjang pendidikan dalam rangka pengamalan nilai Pancasila pada kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Yudian dalam pembukaannya.

Dia menyatakan bahwa penggunaan dan pemanfaatan BTU merupakan upaya bersama untuk membuat nilai Pancasila diimplementasikan oleh generasi muda. Menurut dia, pendidikan Pancasila menjadi pondasi generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.

"Buku ini adalah pondasi agar generasi muda bisa merasa lebih dekat dengan Pancasila, sehingga dapat melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. BTU Pancasila ini tidak sama dengan kewarganegaraan," kata dia.

"Dengan demikian, implementasi BTU menitikberatkan pada praktik, dengan materi kognitif sebanyak 30 persen dan 70 persen aktualisasi Pancasila. Diharapkan, lewat pendidikan Pancasila yang didasarkan oleh BTU ini, mengokohkan para pelajar terhadap pengetahuan, keyakinan dan habituasi Pancasila dalam kedudukannya sebagai dasar dan ideologi negara, pandangan hidup bangsa, falsafah dasar bangsa, dan pemersatu bangsa secara berkesinambungan dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi," imbuhnya.

Topik Menarik