Pelajar di Blitar Gantung Diri gegara Handphone Disita Orang Tua

Pelajar di Blitar Gantung Diri gegara Handphone Disita Orang Tua

Nasional | medan.inews.id | Senin, 17 Juni 2024 - 07:20
share

BLITAR, iNewsMedan.id - Warga dihebohkan dengan penemuan mayat dalam kondisi tergantung di dalam rumah di kawasan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Korban diketahui seorang pelajar SMA berinisial SAN (17).

SAN yang telah kecanduan game online diduga bunuh diri lantaran kesal setelah handphone-nya disita orang tuanya.  

“Korban berinsial SAN (17) berstatus pelajar,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Irianto kepada wartawan Minggu (16/6/2024).

Dia mengatakan, peristiwa gantung diri itu terungkap pada Sabtu (15/6/2024) siang. Korban ditemukan tewas dengan posisi tubuh tergantung di tangga menuju lantai dua rumah.

Korban mengakhiri hidup dengan menggunakan seutas kabel. Aksi bunuh diri itu diduga dilakukan pada saat rumah dalam keadaan sepi, yakni orang tua sedang pergi ke Kota Blitar.

Peristiwa mengenaskan itu pertama kali diketahui orang tua korban sepulang dari Kota Blitar. Kepada petugas kepolisian, disampaikan sehari sebelum kejadian mereka telah menyita hp korban lantaran kecanduan game online.

Diduga imbas dari game online, korban diketahui kerap mengurung dalam kamarnya dan orang tua ingin mengakhiri kecanduan itu dengan menyita ponsel.

Namun yang terjadi malah fatal, si anak ditemukan meninggal dunia dengan keadaan gantung diri. Menurut Heri, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah.

Dalam kasus ini petugas kepolisian menghimbau kepada para orang tua untuk lebih dekat dalam memahami persoalan yang dialami putra-putrinya. “Peristiwa yang terjadi ini menjadi pelajaran kita semua dan semoga tidak terulang kembali,” ucapnya.  

Topik Menarik