Kenapa Perang Parit Bisa Terjadi?
JAKARTA- Kenapa perang parit bisa terjadi akan menjadi informasi yang menarik untuk dibahas. Selama terjadinya Perang Dunia I, ada banyak taktik militer yang diterapkan untuk menyerang maupun bertahan.
Salah satu yang diterapkan dalam peperangan yang berlangsung sejak 1914-1918 tersebut adalah penggunaan perang parit. Strategi itu digunakan oleh Front Barat dan membentang dari pantai Belgia melalui timur laut Prancis ke Swiss.
Lantas, kenapa perang parit bisa terjadi?
Dilansir dari Britannica, Senin (10/7/2023), perang parit bisa terjadi karena awalnya banyak peluru yang berterbangan di udara dan membuat pasukan Jerman mengalami kemunduran. Dalam kondisi pertempuran seperti itu membuat para tentara harus menggali ke dalam tanah sebagai tempat perlindungan dan bertahan.
Pasalnya pada awal Perang Dunia I, taktik pertempuran masih sangat dipengaruhi oleh pemikiran perang masa lalu. Strategi serangan langsung secara terbuka masih digunakan, dengan harapan merebut wilayah musuh dengan cepat.
Namun, senjata api otomatis dan artileri modern dapat dengan mudah menghancurkan serangan semacam itu. Sehingga adanya parit-parit memberikan perlindungan yang relatif lebih baik daripada berada di medan terbuka. Selain itu, parit memberikan tempat berlindung dari tembakan musuh dan memberikan keuntungan posisional dalam pertempuran.
Saat perang berlangsung, kedua belah pihak, khususnya Jerman, mengembangkan sistem parit dengan kedalaman dan kekuatan yang semakin besar untuk memastikan bahwa musuh tidak dapat mencapai terobosan di titik tertentu.
Sistem perang parit di Perang Dunia I umumnya terdiri dari dua, empat, atau lebih garis parit dengan masing-masing kedalaman beragam. Parit-parit tersebut juga dibentuk secara zig zag agar musuh tidak dapat menembak lurus dan peluru bisa terhalang.
Jaringan parit juga dilapisi karung pasir dari bawah ke atas dan memanjang hingga 2-3 kaki di atas permukaan tanah. Pertahanan juga diperkuat dengan balok kayu yang menjadi topangan, kawat berduri, bahkan lumpur berbau busuk.
Meskipun perang parit memberikan perlindungan relatif, kondisi di dalam parit juga sangat mengerikan. Para tentara hidup dalam kondisi yang sangat buruk, termasuk kekurangan makanan, air, sanitasi yang buruk, dan ancaman penyakit. Kehidupan di parit-parit juga dipenuhi dengan penderitaan dan tekanan mental yang besar.
Demikian alasan kenapa perang parit bisa terjadi.
(RIN)










