Nunung Dasniar Soroti Lokasi PSEL di Tamalanrea, Minta Pemkot Makassar Kaji Ulang

Nunung Dasniar Soroti Lokasi PSEL di Tamalanrea, Minta Pemkot Makassar Kaji Ulang

Nasional | BuddyKu | Sabtu, 24 Juni 2023 - 16:48
share

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar Nunung Dasniar menyoroti pemilihan lokasi Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Tamalanrea. Pemerintah kota diminta mengkaji ulang.

"Kawasan di Kecamatan Tamalanrea merupakan salah satu daerah titik rawan banjir. Dikhawatirkan, penetapan itu semakin menyebabkan banjir tambah parah karena berdampak ke masyarakat," ujar Nunung, Sabtu (24/6/2023).

Diketahui, ada dua titik yang direncanakan menjadi lokasi LPEL di Kecamatan Tamalanrea. Dua lokasi itu yakni Kompleks Green Eterno Jalan Insinyur Sutami RT00/RW05, Kelurahan Bira dan Jalan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea.

Kedua lokasi tersebut dinilai tidak layak dan tak memenuhi syarat sebagai lokasi PSEL. Selain itu kata Nunung, warga juga menolak karena tidak ada sosialisasi sebelumnya.

"Nah ini perlu ada sosialisasi dari pemerintah. Warga harus tahu apa sisi , positif dan negatif dari PSEL ini di Kecamatan Tamalanrea," ungkapnya.

Apalagi, sambung Nunung, PSEL ditetapkan sebagai salah satu program di dalam PSN sesuai Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2020. Lokasi PSEL tercantum dalam Peraturan Presiden No. 35 Tahun 2018, di dalamnya ada Kota Makassar.

Ada banyak masalah di sana kata Nunung. Kabarnya, kata dia, Kompleks Green Eterno itu dalam pengawasan kurator bank. Selain itu, banyak bangunan gudang dan padat penduduk, serta jauh dari sungai sebagai syarat mutlak pembangunan PSEL.

Warga setempat juga membenarkan banyaknya masalah di Green Eterno,

Kalau Green Eterno banyak sekali masalahnya, lokasi itu juga dalam pengawasan kurator bank. Masyarakat di sana juga menolak, kata H Hasanuddin, tokoh masyarakat setempat.

Tidak bisa itu di Green Eterno, rawan banyak sekali masalah lahan di situ, pungkasnya.

Begitu pula lokasi yang berada di RW 01 Kelurahan Kapasa Raya, tidak ada sungai. Lokasi tersebut juga masih dalam sengketa.

Tentu kita berharap Pemkot utamanya panitia lelang, agar hati-hati menentukan lokasi PSEL. Kami sarankan dua lokasi yang masuk tiga besar itu ditinjau ulang, ujarnya.

Saat ini, Pemkot Makassar sudah membuka tahapan lelang untuk mencari perusahaan yang punya kompetensi dalam melaksanakan PSEL. Proses lelang saat ini memasuki tahapan penentuan pemenang dari perusahaan konsorsium asal Cina yang lolos tiga besar dalam lelang.

Topik Menarik