Penduduk Desa Ditangkap Polisi saat Cari Benda Diduga UFO Mendarat di Hutan

Nasional | inewsid | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 21:03
Penduduk Desa Ditangkap Polisi saat Cari Benda Diduga UFO Mendarat di Hutan

BAS-UELE, iNews.id - Polisi menangkap dua orang penduduk desa di wilayah pedalaman Provinsi Bas-Uele, Republik Demokratik Kongo, karena diduga berusaha mencari benda aneh yang diduga UFO. Belakangan diketahui benda tersebut adalah balon internet.

Dalam video yang viral di media sosial, sejumlah orang terlihat tengah memeriksa benda berwarna perak yang tampak seperti panel surya. Benda tersebut berada di tengah hutan di pedalaman Provinsi Bas-Uele.

Sejumlah penduduk yang mengaku pertama kali melihat benda tersebut mengiranya sebagai UFO, benda asing dari luar angkasa.

"Saya tidak dapat mengatakan dengan tepat jenis perangkat yang saya amati," kata Gubernur Bas-Uele, Valentin Senga, dikutip dari Reuters, Sabtu (29/8/2020).

"Yang membuat kami penasaran kami adalah bahwa baik dinas intelijen maupun otoritas penerbangan setempat tidak mengklaim memiliki informasi apa pun tentang penerbangan udara Kongo yang dilewati pesawat ini," ujarnya.

Senga juga mengatakan kepada Reuters bahwa dua orang desa ditahan oleh polisi yang bermaksud mencari objek bermateri metal tersebut.

Teka-teki objek aneh tersebut terungkap setelah Google sebagai penggagas proyek balon Loon mengonfirmasi benda yang berada di hutan tersebut merupakan perangkat milik mereka yakni balon internet.

Balon internet tersebut sengaja didaratkan di tengah hutan jauh dari pemukiman guna menghindari perusakan, dan pendaratannya sudah mendapat izin dari otoritas terkait.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Loon melakukan pendaratan terkontrol dari salah satu balon stratosfer kami di wilayah ini," kata juru bicara proyek balon Loon.

"Pendaratan ini dilakukan dengan aman dan terjamin setelah berkoordinasi dengan petugas pengatur lalu lintas udara setempat."

"Pendaratan ini secara khusus disetujui oleh Civil Aviation Authority (CAA). Prosedur pendaratan Loon dengan menggunakan parasut dan balon turun dengan kecepatan relatif rendah di daerah terpencil."

"Pendaratan tidak menimbulkan risiko bagi penduduk lokal. Tim rekonstruksi Loon sudah berada di lokasi untuk mengumpulkan balon dan komponen," demikian isi pernyataan Loon.

Berdasarkan keterangan di situs resminya, Loon adalah jaringan balon stratosfer yang dirancang untuk menghadirkan konektivitas internet ke komunitas pedesaan dan terpencil di seluruh dunia.

Ini bukan pertama kalinya balon Loon disalahartikan sebagai pesawat luar angkasa. Pada tahun 2012, sebuah balon bergerak tak beraturan yang membuat penduduk Pike County mengira sebagai UFO.

Artikel Asli