BPOM Minta Masyarakat Bijak Cermati Persoalan Nutrisi dan Pangan

Nasional | sindonews | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:35
BPOM Minta Masyarakat Bijak Cermati Persoalan Nutrisi dan Pangan

JAKARTA - Pemerintah mengimbau masyarakat agar bersikap jeli dan bijak dalam mencermati isu nutrisi dan pangan di tengah pandemi Covid-19. Di sisi lain, pemerintah juga berupaya untuk mendukung penyebarluasan informasi kesehatan yang akurat demi menangkal disinformasi.

Menurut Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, BPOM Reri Indriani pada periode Januari-Juli 2020, sekitar 5.800 produk pangan olahan telah direkomendasikan untuk di-takedown.

"Rekomendasi takedown diajukan BPOM terhadap sejumlah kategori produk pangan olahan, termasuk produk peningkat stamina tubuh dan produk yang mengklaim anti-Covid-19," kata Reri dalam keteranngannya, Sabtu (29/8/2020). (Baca juga: Soal Temuan Obat Covid-19, JK: Yang Menentukan Layak Edar BPOM)

Sejak 2019, BPOM gencar menggagas Program Nasional "Ayo Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) Sebelum Belanja".

Reri berharap agar masyarakat mampu menjadi konsumen yang cerdas dan jeli dalam menangkal disinformasi. "Setiap produk yang telah memperoleh izin edar telah dievaluasi dan selalu diawasi BPOM, termasuk aspek keamanan, mutu, serta gizinya seperti air minum dalam kemasan, susu kental manis, dan lain sebagainya sehingga aman dikonsumsi," katanya.

Direktur Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Dhian Probhoyekti mengatakan, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi kesehatan. (Baca juga: Komisi IX DPR Akan Dengarkan BPOM soal Obat COVID-19 Unair)

Pakar komunikasi kesehatan masyarakat Universitas Indonesia, Dien Anshari mengungkapkan, di masa pandemi saat ini masyarakat perlu cermat dengan melakukan pengecekan kemasan produk pangan olahan.

"Kita harus selalu mengecek informasi nutrisi pada kemasan produk, dan menyesuaikan asupannya menurut kebutuhan masing-masing,"paparnya.

Artikel Asli