Gerakan Bisa, Sinergi Kemenparekraf-DPR Bantu Masyarakat Terdampak Corona

Nasional | sindonews | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 16:37
Gerakan Bisa, Sinergi Kemenparekraf-DPR Bantu Masyarakat Terdampak Corona

JAKARTA - Pandemi virus Corona (Covid-19) telah meluluhlantakkan semua sektor kehidupan, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penyumbang devisa negara nomor dua di Negara ini.

(Baca juga: Update Corona: Positif 169.195 Orang, 122.802 Sembuh dan 7.261 Meninggal)

Saat ini para pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat bekerja secara optimal sehingga berakibat meningkatnya angka pengangguran langsung dan tidak langsung.

(Baca juga: Temukan Kasus Covid-19, Indonesia Mampu Tes PCR 7.933 per 1 Juta Penduduk)

Gerakan Bersih Indah Sehat Aman (BISA) yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) merupakan salah satu upaya untuk mengatasi dampak dari pandemi Corona, dengan melibatkan para pelaku usaha parekraf dan masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar destinasi wisata.

Pada tanggal 29 Agustus 2020 Sosialisasi Gerakan BISA dilaksanakan oleh Kemenparekraf/Baparekraf di Pantai Takisung Kab Tanah Laut dengan menggandeng Muhammad Nur, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Selatan (Kalsel) II.

Pantai Takisung merupakan salah satu Wisata Alam Pantai yang Potensial dari berbagai destinasi wisata yang dimiliki Kalimantan Selatan. Untuk mempersiapkan era kenormalan baru maka perlu upaya persiapan di daerah destinasi wisata terutama dalam hal protokol kesehatan, sehingga wisatawan dapat merasa aman dan nyaman pada saat berwisata.

Selain dihadiri oleh Muhammad Nur, acara tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Mujiyat, Sekertaris Daerah Kabupaten Tanah Laut Dahnial Kifli, Kepala Dinas Pariwisata Kab Tanah Laut Ismail Fahmi, Camat dan Kepala Desa Takisung.

Pada Kesempatan tersebut M Nur menyampaikan harapannya, dengan sosialisasi Gerakan BISA hari ini dapat mengedukasi pelaku pariwisata dan masyarakat mengenai protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun dan memperhatikan jarak diantara wisatawan di destinasi wisata dalam menyongsong era kenormalan baru.

"Semoga dengan acara hari ini dapat menjadi awal peningkatan kembali geliat pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan, khususnya di kawasan Pantai Tangkisung," kata Nur dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/8/2020).

"Selain itu perlu kerja sama dari semua pihak, tidak hanya dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta tentunya masyarakat," tambahnya.

Artikel Asli