Panglima TNI dan Kapolri Lepas Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Jayapura

Nasional | inewsid | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 17:30
Panglima TNI dan Kapolri Lepas Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Jayapura

JAYAPURA, iNews.id - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis melepas Satuan Tugas (Satgas) Pendisiplinan Protokol Kesehatan Provinsi Papua. Panglima dan Kapolri juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Panglima TNI mengatakan, merujuk perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), TNI dan Polri bersama pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia harus menggiatkan patroli dan pengawasan serta melaksanakan pembinaan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Perintah itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Untuk itu, para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas yang saat ini telah siap untuk diberangkatkan ke tengah masyarakat, akan menjadi garda terdepan untuk melaksanakan amanah Inpres No 6/2020 tersebut," ujar Panglima TNI di Lapangan Mayonif 751/Raider, Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (29/08/2020).

Panglima TNI menekankan agar para personel yang bertugas di lapangan selalu menggunakan pendekatan berbasis kearifan lokal dalam berinteraksi dengan masyarakat. Para personel juga diminta menjadi teladan atau memberikan contoh bagaimana protokol kesehatan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya ucapkan selamat bertugas. Semoga upaya bersama ini menjadi awal dari keberhasilan kita menekan pandemi Covid-19, khususnya di Provinsi Papua," ucap Panglima TNI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan-III Letjen TNI Ganip Warsito, Asops Panglima TNI, Asops Kapolri, Aslog Panglima TNI, Kadiv Propam Mabes Polri, Kadiv Humas Mabes Polri, Pangdam XVI/Cendrawasih, Kapolda Papua, serta segenap pejabat TNI-Polri dan Pemerintah setempat.

Artikel Asli