UPDATE KASUS HARIAN COVID 19: Indonesia Tembus 3.000 Kasus, DKI Jakarta Mulai Dekati 1.000 Kasus

Nasional | ayojakarta | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:40
UPDATE KASUS HARIAN COVID 19: Indonesia Tembus 3.000 Kasus, DKI Jakarta Mulai Dekati 1.000 Kasus

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kasus harian Covid-19 secara nasional bertambah 3.003 kasus selama waktu 24 jam sampai dengan Jumat 28 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB. Dengan tambahan itu, akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia sejak pasien pertama diimumkan pemerintah pusat menjadi 165.887 kasus positf.

Begitu yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang juga bisa dilihat di laman resmi penangangan Covid-19 milik pemerintah pusat, covid19.go.id.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Kenaikan kasus harian di atas angka 3.000-an itu merupakan yang pertama kali sejak Maret 2020. Sumbangan terbesar berasal dari DKI Jakarta yang mencapai 869 kasus baru, Jawa Barat 526 kasus, dan Jawa Timur 417 kasus.

Yang patut mendapatkan perhatian adalah penambahan kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta. Jumlah kasus baru sebanyak 869 kasus merupakan rekor tertinggi penambahan kasus baru di Ibu Kota. Bahkan, ini kali pertama bertambah di atas angka 800-an sejak Maret 2020. Secara akumulasi, sudah ada 37.082 kasus di Ibu Kota.

Angka yang sedikit berbeda dilansir oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang bisa dilihat di corona.jakarta.go.id, laman resmi Pemprov DKI Jakarta untuk pemantauan kasus Covid-19. Dinas Kesehatan DKI menyebut penambahan kasus baru pada 28 Agustus sebanyak 816 kasus. Dengan tambahan itu, akumulasi kasus di Jakarta 37.278 menjadi kasus positif.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Meski lebih rendah dari angka yang disajikan Satgas Penangangan Covid-19 pemerintah pusat, grafik yang disajikan corona.jakarta.go.id memperlihatkan sudah dua kali penambahan kasus baru di DKI Jakarta menembus angka 800-an yakni pada 27 Agustus sebanyak 820 kasus dan 28 Agustus 816 kasus.

Dari penjelasan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, berdasarkan data terkini telah dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 7.025 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.709 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru. Hasilnya 816 kasus positif dan 4.893 kasus negatif.

“Dari 816 kasus positif tersebut, 240 kasus baru hari ini adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 56.999. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 45.866,” ungkap Dwi Oktavia seperti dilansir laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi DKI Jakarta.

Sementara itu, lima wilayah DKI Jakarta yakni Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur kembali masuk zona merah atau kategori risiko tinggi versi pemerintah pusat. Hanya satu yang masuk kategori oranye atau risiko sedang yakni Kabupaten Kepulauan Seribu.

Padahal, pekan sebelumnya, dua wilayah yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan sempat masuk kategori sedang atau oranye. Kab. Kepulauan Seribu juga sempat masuk zona kuning.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

Artikel Asli