Bogor Zona Merah Corona, Anak-Anak dan Lansia Diimbau Tidak Keluar Rumah

Nasional | okezone | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 00:07
Bogor Zona Merah Corona, Anak-Anak dan Lansia Diimbau Tidak Keluar Rumah

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor mengimbau anak-anak dan juga masyarakat yang lanjut usia (lansia) untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak. Sebab, kasus positif covid-19 dari klaster rumah tangga menempati urutan tertinggi.

"Ada sekitar 45 keluarga dengan kasus 189 orang positif covid-19, ini harus kita waspadai. Dari data menunjukkan bahwa dari yang positif covid-19 anak-anak dan lansia dengan mobilitas yang tinggi itu terpapar," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya kepada wartawan, di Balai Kota Bogor, Jumat (28/8/2020).

Bima menekankan, klaster rumah tangga ini harus diwaspadai karena di transmisi lokal sudah banyak terjadi penularan. Berdasarkan data kasus positif covid-19 di Kota Bogor, selama dua pekan terakhir menunjukkan lonjakan yang cukup tajam.

"Dari data swab seluruh kasus positif Covid-19, ada 49 persen itu berasal dari penelusuran atau tracing orang yang positif. Kemudian orang yang memiliki gejala yang ingin diswab 24 persen, swab masif di tempat umum, tempat bekerja, kantor, pasar dan lainnya 18 persen dan 7 persen hasil screening warga dari luar kota. Kami simpulkan test dan tracing kita yang gencar itu menyebabkan lonjakan," bebernya.

Baca Juga : Novel Baswedan Positif Covid-19, Pak RT: Kita Juga Takut ke Sana

Untuk itu, Pemkot Bogor dan jajaran Forkopimda sepakat mulai besok akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas dengan melibatkan unsur TNI-Polri dalam pengawasannya.

"Artinya berskala mikro ini, pembatasan aktivitas kegiatan di RW-RW yang zona merah. ASN, TNI dan Polri akan melakukan pengawasan ketat kegiatan-kegiatan di RW zona merah ini," tutup Bima.

Artikel Asli