Loading...
Loading…
Minta PDIP Segera Pecat Jokowi Plus Ganjar Pranowo dan NasDem Segera Tinggalkan Istana, Rocky Gerung: Itu Baru Bermutu!

Minta PDIP Segera Pecat Jokowi Plus Ganjar Pranowo dan NasDem Segera Tinggalkan Istana, Rocky Gerung: Itu Baru Bermutu!

Powered by BuddyKu
Nasional | WartaEkonomi | Selasa, 06 Desember 2022 - 08:12

Manuver politik dilakukan sejumlah aktor dan partai politik untuk menghadapi Pemilu 2024. Poros-poros kekuatan besar mulai menunjukkan posisinya. Sebut saja Anies Baswedan dengan NasDem, Jokowi yang diduga akan terus menekan PDIP agar mengusung Ganjar Pranowo, serta upaya ketiga kalinya Prabowo di Pilpres.

Mengenai perkembangan yang ada, Pengamat Politik nyentrik Rocky Gerung ikut berkomentar. Rocky menyoroti manuver dua partai yakni PDIP dan NasDem. Kedua partai itu menurut Rocky sedang main tanggung dalam meneguhkan sikap.

Kalau kita balik pada tema kita etika politik, NasDem keluar cepat dari kabinet itu baru bermutu, PDIP Pecat segera Ganjar dan Jokowi itu baru bermutu,jelas Rocky melalui kanal Youtube Rocky Gerung Official yang juga bersama Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN), dikutip Senin (5/12/22).

Sebagaimana diketahui NasDem sampai sekarang bermain aman dengan tak tegaskan sikap keluar dari istana meskipun di sisi lain mendukung Anies Baswedan.

Sedangkan terkait PDIP, Rocky menilai partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu tak tegas pada Jokowi dan Ganjar Pranowo yang selama ini melakukan manuver dan berujung kegaduhan bahkan dianggap melangkahi kewenangan partai.

NasDem pengecutnya karena nggak bela Anies habis-habisan, kalau dia bela anies itu keluar dari kabinet karena itu intinya, jelas Rocky.

Cara mendisiplinkan Jokowi dan Ganjar itu pecat kedua orang itu keluar dari PDIP, jadi PDIP nggak ada disiplin partai, tambahnya.

Karenanya menurut Rocky, apa yang PDIP dan NasDem lakukaan saat ini adalah saling mengintip peluang.

Yang dirugikan dengan praktik seperti ini menurut Rocky adalah rakyat sendiri.

Ini upacara-upacara yang isinya saling intip lalu masyarakat dijebak dalam transaksi-transaki itu, jelasnya.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{