Loading...
Loading…
Wamenhan Sebut Singkong Bisa Munculkan Efek Gentar untuk Indonesia

Wamenhan Sebut Singkong Bisa Munculkan Efek Gentar untuk Indonesia

Nasional | inewsid | Jumat, 14 Agustus 2020 - 03:03

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono menilai ketahanan pangan yang kuat dapat menimbulkan efek gentar (deterrent effect) bagi suatu negara secara geostrategis. Salah satu cara yang dilakukan Indonesia untuk mencapai ketahanan pangan tersebut dengan memanfaatkan singkong sebagai cadangan pangan.

"Negara yang memiliki ketahanan pangan kuat akan disegani secara global karena mampu berdikari memenuhi konsumsi masyarakatnya. Kita Indonesia akan mengarah ke sana salah satunya dengan menyiapkan cadangan pangan melalui komoditas strategis, salah satunya singkong," kata Wahyu, Kamis (13/8/2020).

Menurut dia, jika singkong dikembangkan sebagai salah satu cadangan strategis, berbagai macam sektor kehidupan lain dapat berdampak.

Sebagai contoh, di sektor pangan dan kesehatan. Terjadi penambahan waktu tenggat cadangan pangan strategis selama 120 hari atau setara dengan 10 juta ton pati (karbohidrat) per tahun.

Sementara dampak di bidang ekonomi dan sosial, terjadi peningkatan cadangan devisa negara melalui pengurangan impor Rp26 triliun. Selain itu berdampak pula pada penyediaan lapangan kerja untuk 76.000 orang sebagai komponen cadangan.

Singkon juga berdampak bagi perkembangan ilmu dan teknologi dimana persentase muatan lokal dari teknologi yang digunakan meningkat. Menurutnya, penggunaan pati singkong (tapioka) sebagai sumber bahan kimia dan mineral dapat meningkat.

Dampak terakhir yakni terhadap lingkungan baik lingkungan fisik-kimia, biologi, sosial dan ekonomi masyarakat. Semua dampak positif itu, dapat diraih jika mampu memproduksi sekitar 40 juta ton singkong setiap tahun.

"Nilai produksi itu akan setara dengan 10 juta karbohidrat yang senilai Rp62 triliun. Belum lagi dihitung nilai produk turunannya. Makanya tadi saya bilang jika kita kembangkan cadangan pangan startegis ini akan menimbulkan efek gentar secara geostrategis bagi negara," katanya.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{
{
{