BMKG Sebut Gempa Garut Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia, Dirasakan di Sejumlah Wilayah Ini

BMKG Sebut Gempa Garut Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia, Dirasakan di Sejumlah Wilayah Ini

Nasional | BuddyKu | Sabtu, 3 Desember 2022 - 18:47
share

GARUT, celebrities.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa berkekuatan M6,4 yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat hari ini terjadi akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia.

"Gempa Magnitudo: 6.4, Kedalaman: 118 km, 03 Des 2022 16:49:41 WIB," tulis keterangan BMKG pada (3/12/2022).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,44 Lintang Selatan (LS); 107,51 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di wilayah Mekarmukti, Garut, Jawa Barat pada kedalaman 109 kilometer.

Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip )," tulis Daryono.

Selain Kabupaten Garut, getaran gempa tersebut juga dirasakan di Soreang, Kopo, Kalapanunggal, Sumur, Ciamis, Tasikmalaya dengan skala intensitas III MMI.

Kemudian Sumedang, Lembang, Pamoyanan, Panimbang, Cikeusik, Labuan, Purworejo, Bantul, Kulonprogo dengan skala intensitas II-III MMI. Selanjutnya Cikembar, Cugenang, Palabuhan Ratu, Bandung, Bogor, Cilacap, Sawarna, Cireunghas, Bojong, Yogyakarta, Wonosobo, Karangkates, Trenggalek dengan skala intensitas II MMI.

Meski demikian, Daryono memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (after shock). BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tulis dia.

Topik Menarik