Loading...
Loading…
Tuman! Habis Viral, Baru Klarifikasi.. Ormas Garis Ngaku Pencopotan Label Gereja Bukan Agenda Mereka: Siapa pun yang..

Tuman! Habis Viral, Baru Klarifikasi.. Ormas Garis Ngaku Pencopotan Label Gereja Bukan Agenda Mereka: Siapa pun yang..

Powered by BuddyKu
Nasional | populisid | Rabu, 30 November 2022 - 11:46

Baru-baru ini, nama organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Reformis Islam (Garis) memang tengah menyorot perhatian publik karena aksinya mencopot label gereja di tenda pengungsi korban gempa Cianjur.

Melalui video yang viral di media sosial, sejumlah orang terlihat melepas label di beberapa tenda biru yang memiliki tulisan, Tim Aksi Kasih Gereka Reformed Injil Indonesia.

Baca Juga: Alamak! Bukan G20 atau Evaluasi, Kamaruddin Sebut Penundaan Sidang Brigadir J karena Jaksa dan Hakim Malu: \'Kok Pembunuhan Tapi..\'

Setelah diperiksa oleh otoritas terkait, orang yang melepas label gereja tersebut ternyata berasal dari ormas Garis.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, menyebut bahwa sejumlah anggota Garis yang mencopot label tersebut khawatir ada motivasi lain selain penyaluran bantuan korban gempa.

Aksi anggota Garis itu kemudian menimbulkan banyak kecaman, baik warganet maupun sejumlah tokoh. Salah satu netizen yang menyoroti tindakan tersebut adalah pengguna akun Twitter @tukangrosok___.

Dalam sebuah utas yang dibuat, awalnya ia mengunggah video yang menyebut kalau perekam dan kelompoknya tengah bernegosiasi dengan masyarakat untuk membongkar tenda pemberian gereja dan menggantinya dengan yang baru.

Baca Juga: Acara Jokowi Bareng Relawan di GBK Kena Dikata-katain Orang PDI: Buang Ratusan Miliar Buat Hura-hura!

Ini kita sudah sampai di lokasi. Tenda-tenda para penginjil ini kita akan negosiasi dengan masyarakat, kata pria dalam video itu dengan yang berapi-api.

Ia melanjutkan, Kita akan bongkar semua, kita akan bongkar tenda-tenda orang kafir ini. Kita akan ganti, kita akan beli yang baru.

Saat mengunggah video itu, pengguna akun @tukangrosok___ menulis, Mabok Agama lebih beringas dari pada Mabok Tuak.

Setelah itu, ia kembali mengunggah video yang berisi klarifikasi ormas Garis mengenai pencopotan label gereja di tenda bantuan untuk korban gempa Cianjur.

Dalam video itu, terlihat empat orang pria, salah satunya membacakan klarifikasi mengenai insiden itu. Menurut mereka, aksi pencopotan itu bukan agenda dari ormas Garis.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebaiknya Berduet dengan AHY Ketimbang Aher, Elektabilitasnya Lebih Moncer!

Ia menegaskan bahwa Garis menerima bantuan dari siapa pun untuk korban gempa Cianjur dan akan melakukan pengawalan dalam menyalurkannya.

Ia menyampaikan, Berdasarkan viralnya pencopotan label tanda milik gereja yang dituduhkan kepada ormas Garis, dengan ini kami sebagai pengurus DPP Ormas Garis, Gerakan Reformis Islam, menyatakan itu bukan daripada agenda Gerakan Reformis Islam.

Baca Juga: Hari Ini, Tiga Terdakwa Kasus Brigadir J Akan Saling Bersaksi di Persidangan, Siapa Saja?

Ada pun bagi siapa pun yang ingin menyumbangkan sebagian hartanya untuk korban bencana gempa di Cianjur, kami menyambut sangat dengan baik dan itu atas dasar kemanusiaan. Kalau dibutuhkan pengawalan, maka kami siap untuk membantu menyalurkannya, sambungnya.

Ketika memposting video klarifikasi tersebut, pengguna akun @tukangrosok___ pun menyindir karena mereka baru melakukan klarifikasi setelah videonya viral.

Setelah viral baru klarifikasi. Tuman, tulisnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @tukangrosok___ yang diunggah pada Selasa (29/11/2022).

Cuitan itu pun langsung dibanjiri oleh pendapat netizen yang juga mengecam ulah anggota Garis yang mencopot label gereja.

Setelah viral baru klarifikasi.
Tuman ????
..
..
..
.. pic.twitter.com/GPZ5ueScSP

Tukang Rosok ????????????? (@tukangrosok___) November 29, 2022
Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{