Data Dekranasda Jatim, UMKM Batik Pekerjakan 29 Ribu Orang

Data Dekranasda Jatim, UMKM Batik Pekerjakan 29 Ribu Orang

Nasional | jawapos | Rabu, 26 Oktober 2022 - 23:06
share

JawaPos.com Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur memiliki komitmen besar untuk membawa batik terus berkibar, baik di pasar domestik maupun luar negeri. Selain sarat nilai budaya dan seni, batik juga menjadi salah satu produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Batik tidak sekadar budaya yang harus kita lestarikan, tetapi juga komoditas yang bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Batik memiliki nilai seni dan ekonomis yang sangat tinggi. Ini sangat dihargai pasar luar negeri, tandas Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto di Surabaya, Rabu (26/10).

Data Dekranasda Jatim menunjukkan, lanjut dia, pada 2018 menyebutkan, jumlah industri batik di Jatim mencapai 9.824 industri kecil dan menengah (IKM) dan mampu menyerap 29.571 tenaga kerja.

Ini adalah potensi yang sangat besar karena hampir seluruh kabupaten/kota di Jatim memiliki batik dengan khas masing-masing. Ini terus berkembang hingga mampu menggerakkan ekonomi rakyat. Ini harus terus didukung agar ekonomi masyarakat bisa terangkat. Apalagi saat banyak negara mengalami resesi, ekonomi kerakyatan inilah yang harus kita kuatkan, salah satunya ya dengan mewadahi mereka dan menfasilitasi mereka untuk memamerkan produk mereka, tandas Adik.

Adik mengakui, pameran menjadi salah satu langkah tepat agar produk batik dari semua daerah di Jatim dikenal pasar. Oleh karena itu, Kadin Jatim memberikan dukungan penuh terhadap PT Debindo Mitra Tama sebagai penyelenggara pameran Batik Fashion Fair 2022 dan Wisata Nusantara Fair 2022.

Direktur PT Debindo Mitra Tama Boediono mengatakan, pameran menggandeng banyak pihak, selain Kadin Jatim jugaPemprov Jatim, Dekranasda Jatim, dan sejumlah asosiasi.

Di Batik Fashion Fair, kami akan menampilkan produk batik dan aksesori dan juga akan menampilkan berbagai kegiatan. Di antaranya, demo membatik, fashion show , aneka workshop , aneka talk show fashion , bisnis, kesehatan, dan kecantikan. Kemudian line dance , pemilihan putra dan putri batik fashion fair , lomba mewarnai, band performance , dan undian berhadiah untuk pengunjung dengan grand prize berupa emas logam mulia, kata Budiono.

Sedangkan untuk Wisata Nusantara Fair, menampilkan layanan atau produk pariwisata yang berasal dari dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten/kota di Jatim, BUMN/BUMD, desa wisata, travel agent , wisata atraktif, pusat oleh-oleh, hotel, vila, resort, dan lainnya.

Ketua Persana Jatim Soesi Soekotjo menambahkan, saat ini industri busana mulai dilirik pasca pandemi. Pameran Batik Fashion Show 2022, pihaknya mengajak anggota untuk ikut serta.

Saat ini, tren berbusana anak muda cukup berkembang. Bahkan kain batik pun sudah dikolaborasikan dengan bahan kain lain yang diminati anak muda. Misalnya dengan jeans, kaus, dan lainnya, ujar Soesi.

Topik Menarik