Loading...
Loading…
Rusia Terpojok, Pasukan Ukraina Rebut Kembali Belasan Wilayahnya

Rusia Terpojok, Pasukan Ukraina Rebut Kembali Belasan Wilayahnya

Nasional | jawapos | Kamis, 06 Oktober 2022 - 13:24

JawaPos.com Pasukan Ukraina membuat kemajuan pesat di wilayah Selatan dan Timur. Mereka berhasil merebut kembali desa-desa yang sebelumnya dikuasai Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan, pasukannya telah membuat kemajuan yang cepat dan kuat. Belasan wilayah berhasil direbut kembali. Termasuk area di Kherson yang diklaim Rusia.
Delapan permukiman kecil di daerah utara Sungai Dnieper telah dibebaskan oleh pasukan Ukraina, ujar Zelensky.

Kementerian Pertahanan Rusia belum secara resmi berkomentar. Namun, Kirill Stremousov, wakil kepala pemerintahan regional yang dilantik Rusia, secara tidak langsung mengakui bahwa pasukannya telah kehilangan wilayah di selatan.

Di sisi lain, Jubir Kremlin Dmitry Peskov menegaskan, mundurnya pasukan Rusia dari beberapa wilayah yang sudah dicaplok itu tak berarti apa-apa. Mereka akan bersama Rusia selamanya dan mereka akan dikembalikan lagi, tegasnya.

Salah satu yang mendorong kemajuan serangan Ukraina adalah bantuan persenjataan bertubi-tubi dari negara-negara Barat. AS kemarin mengumumkan tambahan bantuan militer ke Ukraina senilai USD 625 juta atau setara Rp 9,5 triliun. Bantuan tersebut berupa persenjataan untuk perang. Empat di antaranya adalah peluncur roket HIMARS. Jika dihitung sejak awal invasi, AS telah mengucurkan total bantuan senilai USD 17 miliar atau Rp 258,48 triliun untuk Ukraina.

Bantuan terbaru AS itu membuat Rusia berang. Terlebih, posisi Rusia kini terpojok. Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov menegaskan, keputusan AS untuk terus memompa rezim Kiev dengan senjata berat hanya mengamankan status Washington sebagai peserta konflik. Hal itu akan memicu pertumpahan darah yang berkepanjangan dan korban baru.

Kami menyerukan Washington untuk menghentikan tindakan provokatif yang dapat menimbulkan konsekuensi paling serius, ucapnya, seperti dikutip BBC.

Original Source

Topik Menarik