Kenalkan Tanaman Herbal Untuk Obat Mecosin Gelar Penanaman Pohon Jeruk
Menjelang datangnya musim penghujan pada akhir tahun ini, PT Mecosin Indonesia meluncurkan produk baru, yaitu Laserin Madu Rasa Jeruk.
Peluncuran produk ditandai dengan penanaman ratusan pohon jeruk, bertempat di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/9).
Acara penanaman pohon secara simbolis dikakukan oleh Presiden Direktur PT Mecosin Indonesia Yurita, yang didampingi Direktur Operasional Budi Hermawan, dan General Manager Toto Ateng. Acara ini diikuti oleh ratusan palajar SD yang berasal dari berbagai sekolah di Cileungsi.
Selain menanam jeruk, PT Mecosin juga menggelar kegiatan dengan tema Kiss Nature and Art Festival. Kegiatan yang melibatkan ibu dan anak ini terdiri atas senam anak, fashion show, sulap, dan pagelaran wayang.
General Manager PT Mecosin Toto Ateng mengatakan, penanaman pohon ini untuk memperkenalkan kepada anak-anak soal sustainable living atau hidup yang ramah lingkungan. Anak-anak juga diajak mengenal berbagai buah termasuk tanaman herbal yang ada di Indonesia dengan baik.
Menurut dia, Indonesia memiliki banyak tanaman herbal yang bisa dijadikan obat. Ada jeruk, jahe, sirih, dan kain sebagainya. Ada banyak buah dan tanaman herbal yang bisa dijadikan alternatif sebagai obat batuk, ujar Toto, saat memberikan keterangan, usai acara.
Ia menambahkan, acara ini digelar dikarenakan masih minimnya obat herbal. Kami melakukan edukasi kepada masyarakat khususnya orangtua tentang obat herbal, ujar Toto.
Kenapa memilih membuat Laserin Madu Oranye? Toto mengatakan, Mecosin pada 2020 sudah merilis produk Laserin Madu untuk anak. Tenyata perkembangan bisnis Laserin Madu sangat baik. Pelanggan semakin lama semakin meningkat dan luas.
Bahkan dari hasil survei, Laserin Madu yang sebelumnya berada di Top 7 sudah naik ke Top 4. Laserin madu yang menggunakan bahan-bahan herbal seperti jahe, sirih, cengkeh, kayu manis dan akar pakis mendapat sambutan hangat. Kami merasa Laserin Madu diterima dengan baik oleh konsumen, ujarnya.
Berdasar hal itu, perusahaan mengembangkan produk dengan menggabungkan madu dan jeruk yang dikhususkan untuk anak yaitu untuk usia 2 sampai 12 tahun. Memilih rasa jeruk karena, rasa jeruk paling disukai anak-anak. Sehingga ibu tidak akan kesulitan saat memberikan obat batuk, ujar Toto.
Lebih lanjut Toto mengatakan, produk ini akan dipasarkan secara nasional seperti Laserin Madu yang sudah tersebar dari Sabang hingga di NTB. Menurutnya, produk ini juga bisa didapatkan di toko obat, toko kelontong, sampai di marketplace.
Dalam waktu dekat, Mecosin akan melakukan road show, mini gathering atau event lokal di sejumlah kota besar untuk mempromosikan produk, ujar Toto.
Sekadar informasi, Pada 1961 PT Mecosin Indonesia resmi berdiri di Jakarta sebagai perusahaan farmasi, di mana selain memproduksi Laserin, Laserin Madu, Lancar Asi dan produk supplemet lainnya.
Proses produksi dilakukan dengan mesin yang up to date dan melalui pengawasan quality control mengikuti persyaratan perusahaan farmasi yang mensyaratkan sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik dan Benar), dengantetap menggunakan bahan baku tanaman obat alamiah seperti resep awal milik keluarga.
Sejak tahun 1980-an, Laserin dipasarkan dengan kemasan botol plastik ukuran 30 ml dan 110 ml. Kemudian tahun 1990an mulai dipasarkan kemasan 60 ml dan 225 ml.
Menyadari adanya potensi market anak-anak dan kebutuhan yang berbeda antara konsumen dewasa dan anak, pada tahun 2006 Laserin menggunakan strategi differentiated marketing dengan melansir Laserin Madu khusus obat batuk anak-anak dan membuat positioning baru Laserin untuk obat batuk dewasa. Pada periode sebelumnya positioning obat batuk Laserin adalah untuk anak dan dewasa.










