Loading...
Loading…
Akibat Korsleting Listrik, Pondok Pesantren di Pandeglang Dilalap si Jago Merah

Akibat Korsleting Listrik, Pondok Pesantren di Pandeglang Dilalap si Jago Merah

Powered by BuddyKu
Berita Utama | iNewsPandeglang | Minggu, 18 September 2022 - 04:17

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id Sebuah bangunan pondok pesantren bernama Asalafiyab Nurul Dzulam di Kelurahan Pager Batu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar dilalap sijago merah, kebakaran tersebut terjadi akibat korsleting listrik.

Kejadian kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB dini hari, dengan kejadian kebakaran tersebut sebanyak enam kamar santri dan baju para santri habis terbakar bahkan uang iuran untuk memeriahkan Maulid Nabi Muhammad ludes dilalap sijago merah.

Pemilik Pondok Pesantren, Sukatma mengatakan, dalam kejadian kebakaran tersebut para santri sedang melakukan pengajian di majelis, terjadinya kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.

Kejadian pukul 10.30 WIB, para santri lagi pengajian di majelis, di kobong itu sepi, untuk korban jiwa gak ada Alhamdulillah, 6 kamar santri terbakar, kitab, baju dan uang iuran untuk acara maulidan juga terbakar, katanya.

Sukatma menambahkan, dirinya bersama para santri berupaya untuk padamkan api, namun kobaran api yang begitu hebat tak mampu dipadamkan lantaran bahan material pondok pesantren tersebut berbahan kayu dan bambu alhasil pondok pesantren tersebut yang menampung 70 santri tersebut ludes terbakar.

Saya sama santri berusaha untuk padamkan api, karena material dari kayu jadi api itu cepat membesar, begitu saat kejadian kita coba hubungin tim damkar BPBD Pandeglang api langsung bisa dipadamkan, tambahnya.

Sementara Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Eli mengatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memadamkan kobaran api, sehingga kebakaran tersebut bisa dipadamkan.

Kita menerima laporan bahwa ada kebakaran dan langsung bergerak menuju lokasi. Untuk kesulitan tentunya ada, pertama medannya karena itu akses jalan gunung ditambah curam, kita berupaya untuk padamkan api, sehingga api bisa dipadamkan, ini akibat korsleting listrik, katanya. Saat diwawancarai iNewsPandeglang.id, Minggu (17/9/2022).

Eli menuturkan, atas kejadian kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai tiga puluh juta rupiah. Beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

korban jiwa gak ada, untuk kerugian kurang lebih diperkirakan mencapai tiga puluh juta rupiah, pungkasnya.

Original Source

Topik Menarik