Loading...
Loading…
Oknum Polisi Jadi Dalang Pencurian mesin ATM di Lubuk Linggau

Oknum Polisi Jadi Dalang Pencurian mesin ATM di Lubuk Linggau

Nasional | jawapos | Senin, 15 Agustus 2022 - 17:17

JawaPos.com Aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) siap menerjunkan personel untuk memburu kawanan pencuri sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Lubuk Linggau. Personel Polda itu memperkuat Polres Lubuk Linggau agar semua kawanan pencuri dapat segera ditangkap.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel KombespolSupriadi mengatakan, pencurian mesin ATM tersebut termasuk tindak kriminal yang menjadi atensi. Sebab, diyakini para pelaku sudah menyusun rencana sebelumnya dan diduga berkomplot.

Jadi atas hal itulah kami siap untuk meng- cover pengungkapan kasus tersebut, kata Supriadi seperti dilansir dari Antara .

Dia menyebutkan, Polda Sumsel juga bekerja sama dengan pihak perbankan dan instansi terkait mengoptimalkan pencegahan supaya peristiwa serupa tidak terulang.

Sementara itu, Kepala Polres Lubuk Linggau AKBP Harissandi mengatakan, seorang oknum polisi diduga menjadi dalang pencurian sebuah ATM tersebut. Oknum polisi itu Bripda MK yang merupakan anggota aktif Satuan Shabara Polres Empat Lawang, terang Harissandi.

Menurut dia, oknum polisi tersebut diduga menjadi salah satu dari tiga orang pelaku percobaan pencurian mesin ATM di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuk Linggau Timur, pada Minggu (14/8) pagi. Identitas oknum polisi tersebut terungkap setelah petugasmendapatkan satu kaos Polri dalam sebuah tas ransel.

Tas ransel tersebut tersimpan di dalam mobil bak terbuka sebagai barang bukti yang disita Satreskrim Polres Lubuk Linggau di tempat kejadian perkara. Setelah diselidiki akhirnya yang bersangkutan (Bripda MK) ditangkap di rumahnya Desa JA Mekar Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu (14/8) sekitar pukul 11.00 WIB, papar Harissandi.

Dia menambahkan, untuk dua pelaku lainnya masih dalam pemburuan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Lubuk Linggau. Dua pelaku lainnya dalam pengejaran yang ditetapkan sebagai DPO, terang Harissandi.

Aksi pencurian tersebut dilakukan para pelaku pada Minggu (14/8) pukul 03.00 WIB. Para pelaku merusak mesin ATM yang berada dalam gerai di sebelah Kantor Pengadilan Agama Kota Lubuk Linggau. Di lokasi mereka mengecat kamera CCTV gerai tersebut dengan cat semprot supaya tidak terekam, tutur Harissandi.

Setelah mesin ATM tercabut dari cor beton, mereka menariknya dengan tali seling menggunakan mobil bak terbuka hitam bernomor Polisi BG-1298-AR yang mereka bawa dari Empat Lawang. Aksi para pencuri itu kepergok warga saat sedang berusaha mengangkut mesin ATM sekitar pukul 04.00 WIB.

Karena ketahuan, kawanan pencuri meninggalkan barang bukti mesin ATM BRI merek Wincor Provah 280 silver yang bagian bawahnya sedikit hancur begitu saja di pinggir jalan termasuk mobil mereka. Uang dalam mesin ATM tersebut aman dengan jumlah total Rp 500.700.000, ucap Harissandi.

Atas perbuatannya para pelaku disangkakan melanggar pasal 163 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Original Source

Topik Menarik