Kamera E-Tilang di Sidoarjo Terus Ditambah

Kamera E-Tilang di Sidoarjo Terus Ditambah

Nasional | jawapos | Selasa, 9 Agustus 2022 - 20:12
share

JawaPos.com- Satlantas Polresta Sidoarjo kedatangan anggota Korlantas Polri bersama Dirlantas Polda Jawa Timur, Senin (8/8). Mereka melakukan survei lokasi untuk penambahan e-tilang (ETLE) statis dan CCTV monitoring di wilayah hukum Sidoarjo.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Lantas Satlantas Polresta Sidoarjo Iptu Heri Nugroho mengungkapkan, setidaknya ada delapan titik lampu merah yang disurvei. Hasilnya diputuskan, dua titik akan dipasangi kamera ETLE baru. Yaitu, di lampu merah simpang lima, Krian, dan pertigaan Kletek, Taman.

Pemilihan dua tempat tersebut telah disesuaikan dengan analisis Satlantas Polresta Sidoarjo setiap bulan. Pertimbangan ya karena di situ pelanggarannya paling banyak dan sering. Walaupun ada polisi, masih banyak yang melanggar, jelasnya.

Saat ini sudah ada dua ETLE di Jalan Ahmad Yani dekat Alun-Alun Sidoarjo dan perempatan Babalayar. Dengan pemasangan tambahan ini, Sidoarjo bakal memiliki empat unit kamera ETLE dan satu mobil INCAR.

Lalu, empat titik lainnya dipasangi kamera monitoring karena sering macet dan terjadi laka lantas. Yakni, di perempatan Gedangan, pertigaan Buduran, pertigaan di bawah flyover Waru, serta di pertigaan Geluran, Taman. Nanti kamera tersebut juga tersambung langsung dengan monitor milik Korlantas yang ada di pusat, ujarnya.

Sementara itu, dua titik di perbatasan dipasangi kamera analitik untuk memantau jumlah kendaraan. Baik itu roda dua, roda empat, maupun kendaraan bertonase berat. Nantinya dari kamera itu kami juga bisa memperkirakan kerawanan di daerah pusat bagaimana dan bisa menindak kendaraan bertonase besar, kata Heri.

Menurut Heri, kamera pertama akan dipasang di perbatasan SurabayaSidoarjo yang berada di Waru. Titik lainnya adalah Jalan Arteri Porong. Kenapa di Arteri Porong? Karena di jalanan yang depan pusdik sana sudah terpasang kamera milik Polres Pasuruan, terangnya.

Nanti juga ada bentuk tilang keliling dengan menggunakan gun, alat yang dilengkapi kamera dan sensor untuk merekam pelat nomor pelanggar lalu lintas. Untuk gun ini masih dibicarakan lagi dengan Dirlantas polda, tandas pria dengan balok dua di pundaknya tersebut.

Topik Menarik