Peringati Hari Bakti Dokter Ke-144, IDI Kota Mataram Gelar Kegiatan Sosial
MATARAM -Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram menggelar acara Hari Bakti Dokter Indonesia ke-144 dengan melakukan kegiatan sosial. Salah satu wujud bakti para dokter ini ditandai dengan memberikan pelayanan gratis kepada para ulama dan tokoh agama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram.
Ini merupakan wujud bakti kami kepada masyarakat. Selama ini mungkin masyarakat hanya melihat kami di rumah sakit, tetapi sekarang kami lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbaur bersama mereka dalam berbagai aktivitas, ucap Ketua IDI Kota Mataram dr Akhada Maulana, Minggu (26/6).
Pelayanan kesehatan gratis IDI Kota Mataram ini mendatangkan tidak hanya dokter umum tetapi juga dokter spesialis. Mulai dari dokter spesialis radiologi, penyakit dalam, paru, jantung, obgyn dan yang lainnya. IDI Kota Mataram juga meyiapkan pemeriksaan dan pemberian obat gratis untuk menjaga kesehatan para ulama dan tokoh agama.
Setelah MUI, kami juga selanjutkan akan memberikan pelayanan kesehatan kepada pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), kata Dokter Akhada, sapaannya.
IDI Kota Mataram rencananya juga akan mengadakan penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan ormas dan organisasi profesi lainnya di Kantor IDI Kota Mataram. Acara Hari Bhakti Dokter Indonesia ini akan terlaksana selama empat bulan sejak kemarin hingga Oktober mendatang.
Ketua panitia dan Ketua Pengabdian Masyarakat IDI Kota Mataram dr Ahmad Fadli Bustomi mengatakan, para dokter ingin hadir di tengah masyarakat menjadi sahabat. Kami menjadi bagian dari masyarakat punya semangat baru IDI reborn, berinovasi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder. Baik pemerintah, teman profesi lain dan semua lapisan kalangan masyarakat. ucapnya.
IDI Kota Mataram ingin masyarakat merasakan kehadiran mereka. Maka melalui Hari Bakti Dokter Indonesia IDI menghadirkan pelayanan kesehatan gratis menghadirkan dokter spesialis. Tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga dokter spesialis kesehatan jiwa juga didatangkan.
Tidak hanya menyasar komunitas tetapi juga bekerja sama dengan puskesmas menyasar masyarakat langsung. Termasuk menghadirkan dokter anak untuk mencegah stunting dan turun di kecamatan-kecamatan melakukan penyuluhan keselamatan dasar sebagai kesigapan menghadai bencana.
Komunitas apapun yang ada di Kota Mataram yang membutuhkan penyuluhan kesehatan dari kami, insya Allah siap kami dukung, ucapnya.
Sementara Ketua MUI Kota Mataram TGH Abdul Manan berterima kasih dengan terlaksananya pemeriksaan gratis bagi para ulama di Kota Mataram. Ia menyebut peranan dokter membantu masyarakat menjaga kesehatan sangat penting dalam kehidupan bersosial. Karena kesehatan itu mahkota yang tidak terlihat. Baru bisa dilihat ketika kita sedang sakit, katanya.
Maka ia mewakili para ulama dan tokoh agama mengapresiasi kepedulian IDI Kota Mataram terhadap kesehatan mereka. Sehingga para ulama dan tokoh agama bisa melaksanakan tugasnya membimbing umat.
Kesehatan ibarat mahkota raja yang tanpa mahkota itu seseorang tidak bisa melakukan banyak hal. Insya Allah ada 40-50 anggota kami yang hadir memeriksakan kesehatannya. Semoga program ini tidak hanya di tingkat kota tetapi bisa juga di tingkat kecamatan, harapnya. (ton/r3)










